TribunSumsel/

Satu Keluarga Kena Tembak

Kapolda Benarkan Kesalahan Brigadir K Melakukan Penembakan Tanpa Ada Perintah

Akan tetapi, untuk tindakan penembakan, haruslah ada perintah dari perwira yang memimpin jalannya razia.

Kapolda Benarkan Kesalahan Brigadir K Melakukan Penembakan Tanpa Ada Perintah
TRIBUNSUMSEL.COM/M ARDIANSYAH
Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengungkapkan, razia yang dilaksanakan dengan dipimpin seorang perwira sudah sesuai prosedur.

Meski terjadinya insiden penembakan yang menyebabkan seorang warga sipil meninggal, Irjen Agung tidak membantah bila terjadi kesalahan yang dilakukan anggotanya saat melakukan penembakan.

"Pemberhentian sudah benar, SOP pengejaran sudah benar dilakukan. Sebagai insting polisi, memang harus dilakukan kenapa ketika diminta berhenti mobil tersebut tidak mau berhenti. Sehingga, dilakukan pengejaran. Namun, penembakan yang dilakukan Brigadir K itu salah. Tidak ada komando dari perwira yang memimpin untuk melakukan penembakan, itu yang salahnya," ujar Agung, Kamis (20/4/2017).

Irjen Agung menjelaskan, SOP pengejaran yang dilakukan sudah benar dilakukan.

Terlebih ketika mobil yang disuruh berhenti tidak mau berhenti, memang SOP yang dilakukan harus dikejar.

Akan tetapi, untuk tindakan penembakan, haruslah ada perintah dari perwira yang memimpin jalannya razia.

Bila dilakukan anggota tanpa ada perintah, anggota tersebut menyalahi SOP yang telah ada.

"Untuk saat ini, Brigadir K masih diperiksa, termasuk tim yang pergi ke sana masih melakukan olah TKP dan melakukan rekontruksi. Untuk hasilnya, masih menunggu tim di lapangan," pungkas Agung.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help