Meski Karet Anjlok, Penjualan Mobil Tetap Kinclong

Kita sudah mengalaminya sebelumnya (2015 dan 2016), namun tahun ini belum berdampak langsung pada penurunan komoditi karet

Meski Karet Anjlok, Penjualan Mobil Tetap Kinclong
TRIBUNSUMSEL.COM/Defri Irawan
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Arief Basuki Rohekan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,---Setelah sempat naik dikisaran harga Rp 11-12 ribu per kg, dan para petani sempat menikmati dengan membayar utang, bahkan tak sedikit mereka kredit barang dan kendaraan, motor maupun mobil. Kini harga harga karet kembali anjlok hingga Rp 6 ribu.

Namun sejumlah showroom mobil yang ada di kota Palembang sendiri, mengaku adanya penurunan harga karet saat ini, tidak berdampak atau mempengaruhi secara langsung, penjualan kendaraan yang mereka jual tetap kinclong atau naik.

"Kita sudah mengalaminya sebelumnya (2015 dan 2016), namun tahun ini belum berdampak langsung pada penurunan komoditi karet," ujar Branch Manager Auto2000 TAA Herry Deswantoro.

Diungkapkan Aris sapaan akrab Herry, dari data penjualan unit dealer Toyota se-Sumsel, sejak awal tahun 2017 hingga saat ini, trendnya mengalami kenaikan sekitar 3-5 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2016.

"Januari hingga Maret, rata-rata penjualanya sekitar 300 unit per bulan, jumlah itu meningkat dibanding tahun lalu," capnya.

Aris menerangkan, selain pengaruh harga karet yang anjlok tidak berpengaruh banyak terhadap penjualan mobil, dirinya menilai memiliki mobil saat ini dianggap masyarakat bukanlah barang mewah lagi.

"Kalau promo kita tidak ada, tetapi untuk
mobil LCGC (Low cost green car), bebas Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Jadi dari pabrik sudah diberikan potongan dan harga istimewa," terangnya.

Hal senada diungkapkan Pimpinan Cabang Daihatsu Palembang Fadil, ia menilai penjualan mobil di showroomnya malahan mengalami peningkatan.

"Awal tahun ini berbeda dengan awal tahun sebelum-belumnya, yang biasa cenderung masih lambat, tetapi sekarang mengalami peningkatan sekitar 30 persenan," jelasnya.

Dilanjutkan Fadil, trend positif penjualan kendaraan bermotor roda empat ini, mungkin pengaruh harga karet sebelumnya yang naik, sehingga baru dibelikan mobil.

"Saat ini juga moment mau lebaran dalam waktu dekat, sehingga dipastikan penjualan tetap naik," pungkasnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help