TribunSumsel/

Satu Keluarga Kena Tembak

Penembakan Satu Keluarga di Lubuk Linggau, Wakapolres Berikan Komentar Seperti ini

Para petugas tampak berjaga ketat tidak memperbolehkan awak media untuk masuk. Bahkan awak media juga sempat dihalang-halangi oleh

Penembakan Satu Keluarga di Lubuk Linggau, Wakapolres Berikan Komentar Seperti ini
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Mobil yang ditembaki polisi di Lubuklinggau 2 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-  Wakapolres Lubuklinggau, Kompol Andi Kumara ‎ enggan berkomentar banyak terakait insiden penembakan tersebut, ia mengatakan untuk konfirmasi lebih lanjutnya menunggu Kapolres pulang dari Palembang.

"Silahkan tanyakan langsung dengan Kapolres Ya. Nanti kapolres yang akan menjawabnya," ujarnya.

Sementara ketika awak media mencoba melihat para korban di Rumah Sakit Siti Aisyah dan rumah sakit Sobirin Kota Lubuklinggau untuk mengetahui kondisi korban yang selamat.

Para petugas tampak berjaga ketat tidak memperbolehkan awak media untuk masuk.

Bahkan awak media juga sempat dihalang-halangi oleh petugas rumah sakit, mereka mengatakan

"jika mau melihat korban kalian harus dapat izin terlebih dahulu dengan pihak kepolisian".

Kronologis Penembakan

Satu keluarga nyaris tewas dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.

Ini karena mengalami luka tembak lantaran diduga nekat menerobos razia petugas Mapolres Lubuklinggau pada hari Selasa (18/7/2018), sekitar pukul  11.30 WIB.

Satu keluarga asal Desa Belitar, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu yang nyaris tewas tersebut yakni Gatot Sundari (29) mengalami luka tembak dibagian punggung.

Halaman
1234
Penulis: Eko Hepronis
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help