TribunSumsel/
Home »

Sumsel

» PALI

Dewan Desak Aparat Usut Tuntas Dam Ambruk

Penegak hukum harus bertindak cepat dan mengusut tuntas bangunan dam ambruk di aliran sungai beracung

Dewan Desak Aparat Usut Tuntas Dam Ambruk
TRIBUNSUMSEL.COM/ARI WIBOWO
Cor dam di aliran Sungai Beracung Ambruk, di Kecamatan Talang Ubi, PALI, Senin(17/4/2017) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ariwibowo

TRIBUNSUMSEL.COM,PALI- Wakil ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H Darmadi Suhaimi SH mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas ambruknya dam aliran sungai Beracung, Kecamatan Talang Ubi, PALI.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan dengan diusut tuntasnya dam bangunan asal jadi di Kabupaten PALI menelan biaya lebih dari Rp 1 miliar, agar hal serupa tidak terjadi lagi.

"Penegak hukum harus bertindak cepat dan mengusut tuntas bangunan dam ambruk di aliran sungai beracung, agar ke depannya tidak terulang lagi(bangunan asal jadi)," kata Didi sapaan akrab Darmadi. Senin(17/4/2017)

Ia juga menyarankan aparat penegak hukum harus jemput bola atau turun kelapangan melihat dam bangunan yang ambruk di aliran sungai Beracung untuk diusut tuntas.

"Kalau pun belum ada aduan dari masyarakat, penegak hukum bisa bertindak, bangunan itu(dam) menggunakan uang negara dan harus dipertanggungjawabkan," katanya.

Masih kata Didi, dalam hal ini, pihaknya menekan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) PALI, baik itu dari pengawas, Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun pihak ketiga selaku kontraktor juga harus bertanggung jawab terhadap bangunan yang ambruk.

"PPK, Pengawas dari DPUBM, dan pihak tiga harus bertanggung jawab ambruk dam di anak sungai Beracung."

"Bangunan di tengah ibu kota PALI saja seperti itu(asal jadi), apalagi bangunan yang jauh dari pusat pemerintah PALI," ujar Darmadi.

Sebelumnya Bupati PALI Ir H Heri Amalindo, MM sangat kecewa ditemukan bangunan dam di aliran sungai Beracung ambruk di Kabupaten PALI yang menelan biaya lebih dari Rp 1 miliar.

Ia menganggap bangunan tersebut sudah dibangun saja sudah asal-asalan, karena di dasar air tidak di gali untuk di cor beton.

Penulis: Ari Wibowo
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help