Video Tribun Sumsel

VIDEO : Gara-gara KTP Tertinggal di Rumah, Warga Muara Enim Alami Kejadian ini

Tak sedikit warga yang terkejut dengan adanya operasi ini dan tak menyangka jika kendaraan yang mereka kendaraai baik roda dua maupun roda empat dihen

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Sebanyak 70 orang warga disekitar kecamatan Lawang Kidul terjaring operasi Yustisi, Kamis (13/4/2017).

Berdasarkan pantauan Tribunsumsel.com di lapangan operasi Yustisi ini digelar sekitar pukul 09.00 WIB disekitaran bundaran kota Tanjung Enim.

Tak sedikit warga yang terkejut dengan adanya operasi ini dan tak menyangka jika kendaraan yang mereka kendaraai baik roda dua maupun roda empat dihentikan secara mendadak oleh petugas dan meminta mereka untuk menunjukan kartu tanda penduduk (KTP), bagi warga yang tertangkap tangan tidak membawa KTP langsung disidang di tempat dan dikenakan denda sebesar Rp 50 ribu.

Ati (34) salah satu warga Talang Jawa kecamatan Lawang Kidul yang terjaring razia mengaku ia tak sengaja tak membawa KTP.

"Saya punya KTP, tapi tinggal di rumah karena tadi niatnya cuma mau ke pasar sebentar eh tidak taunya ada razia KTP karena memang tidak bawa ya mau tidak mau terpaksa ikut sidang di tempat dan bayar denda,"ungkapnya.

Sementara itu Kepala Badan Satpol PP dan Linmas Muaraenim,Riswandar SH mengatakan dengan masih banyaknya warga yang terjaring razia yustisi ini menandakan tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya membawa Kartu Identitas KTP masih rendah.

"Terbukti sebanyak 70 orang tidak membawa KTP. Makanya terpaksa dilakukan sidang tindak pidana ringan karena warga tersbut tidak bisa menunjukan kartu identitasnya."katanya.

Diakui Riswandar keberadaan KTP sangat penting terutama untuk pengurusan administrasi dan lainnya. Demikian juga untuk kondisi tertentu seperti terjadinya insident kecelakaan kartu identitas akan sangat membantu dalam memberikan pertolongan atau meyampaikan kabar berita ke pihak keluarga di rumah.

"Dalam rangka tertib kependudukan, operasi ini sangat penting agar masyarakat dapat membawa KTP saat berpergian, karena pada dasarnya itu juga untuk kebaikan masyarakat juga,’’ kata Riswandar.

Bagi yang terkena sanksi tindak pidana ringan ini lanjut Riswandar, diharapkan dapat memberikan efek jera, sehingga warga akan selalu membawa KTP.

"Namun sebaliknya jika tidak memiliki KTP agar secepatnya mengurus kartu tanda penduduk ini demi kebaikan masyarakat itu juga." Katanya.

Di tambahkannya selain itu operasi yustisi ini dilaksanakan untuk mendisiplinkan masyarakat yang tidak memilki identitas.

"Serta mencegah adanya penduduk liar yang menyusup di wilayah Muara Enim,”punkas Riswandar

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved