Penyidik KPK Disiram Air Keras

Terkena Air Keras, Segera Cuci dengan Air Soda

pertolongan pertama yang bisa dilakukan jika terkena air keras adalah sesegera mungkin dicuci dengan air yang mengalir.

Terkena Air Keras, Segera Cuci dengan Air Soda
TRIBUN TIMUR
Novel Baswedan menjalani perawatan usai menjadi korban penyiraman air keras 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Mochammad Krisnariansyah

TRIBUNSUMSEL.COM-Kejahatan dapat dilakakukan melalui berbagai macam cara, salah satunya lewat penyiraman air keras.

Menggunakan air keras untuk tindak kejahatan memang sangat mudah dilakukan, korban tidak dapat melakukan perlawanan.

Baru-baru ini, Penyelidik Senior Komisi Pemberasntasn Korupsi (KPK) menjadi korban penyiraman air keras.

Hingga saat ini Novel tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta.

Namun bagaimana cara penanganan awal ketika terkena air keras?

Menurut, Ahli Kimia Politeknik Sriwijaya (Polsri), Ahmad Zikri ST MTI, pertolongan pertama yang bisa dilakukan jika terkena air keras adalah sesegera mungkin dicuci dengan  air yang mengalir.

"Tujuan untuk cepat melepaskan cairan air keras yang menempel pada kulit,"jelasnya.

Selain itu, cara lainnya yang bisa digukanan adalah dengan menggunakan air soda.

"Yang paling efektif bilas dengan minuman bersoda. Minuman bersoda akan membentuk reaksi dengan asam sulfat tadi sehingga bahaya bisa cepat dihilangkan, barulah dilap pelan-pelan dan diberikan obat oles untuk luka bakar," jawabnya.

Ahmad menambahkan, air keras dapat diperoleh atau dibeli secara bebas  di beberapa toko bahan kimia.

Tidak adanya aturan khusus mengenai praktik jual-beli turut membuat peredarannya tidak ada batas.

"Bisa dibeli langsung di toko kimia, biasanya H2SO4 yang dijual dengan tingkat keenceran 20 sampai dengan 98 keatas," pungkasnya.

Penulis: Mochamad Krisnariansyah
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved