TribunSumsel/

Ditemukan, Layar Smartphone yang Bisa Sembuh Sendiri Setelah Retak

Smartphone yang terjatuh seringkali membuat layar retak atau biasa dikenal dengan istilah "luka"

Ditemukan, Layar Smartphone yang Bisa Sembuh Sendiri Setelah Retak
(www.nextbigwhat.com)
Ilustrasi layar ponsel pecah( 

TRIBUNSUMSEL.COM-Smartphone yang terjatuh seringkali membuat layar retak atau biasa dikenal dengan istilah "luka". Apabila hal tersebut terjadi, pengguna harus membawa perangkat ke pusat reparasi untuk mengganti layar yang retak itu. 

Namun, hal tersebut tampaknya sudah tidak perlu dilakukan lagi di masa yang akan datang. Pasalnya, sekelompok peneliti sudah berhasil menemukan layar yang bisa sembuh sendiri setelah tergores atau retak. Artinya, segala goresan atau luka yang ada di layar akan kembali pulih dengan didiamkan beberapa waktu.

Sekelompok peneliti yang dimaksud ada di Universiy of California. Para ahli tersebut ada di bidang kimia.

Bahan baku layar tersebut dibuat dari polimer yang dapat meregang dan juga garam ionik. Kemampuan meregang bahan ini bisa mencapai 50 kali lipat lebih besar dibanding ukuran aslinya.

Sedangkan kemampuan menyembuhkan diri tersebut diperoleh dari ion dan molekul yang bisa saling tarik menarik secara otomatis.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari 9to5Mac, Kamis (6/4/2017), bahan baku layar itu juga mengandung perekat khusus bernama ion-dipole interaction. Perekat ini berguna membuat ion bermuatan positif bisa menempel ke kutub-kutub molekul.

Artinya, saat layar tergores, maka ion dan molekul yang sudah mengandung perekat itu bisa otomatis bergerak merapat. Efeknya, goresan yang terbuka akan menutup secara otomatis karena pergerakan ion dan molekul.

Kurang dari 24 jam

Pimpinan tim ahli kimia tersebut, Chao Wang mengatakan bahwa hal paling menarik dari bahan baku layar ini adalah kemampuan untuk menyambungkan diri lagi setelah terputus. Ia menceritakan, dalam salah satu sesi penelitian mereka memotong bahan baku itu menjadi dua. Lalu dalam rentang waktu kurang dari 24 jam, potongan tersebut telah menyatu kembali secara otomatis.

Keberadaan bahan baku seperti ini akan sangat berarti untuk perkembangan teknologi smartphone. Selama ini, sudah ada bahan baku lain yang bisa menyembuhkan diri sendiri. Namun pemakaiannya masih terbatas pada bagian cover belakang smartphone, seperti pada LG G Flex.

Sementara itu bahan baku layar yang ditemukan oleh tim ahli kimia tersebut berbeda. Bahan baku layar ini bisa menghantarkan listrik sehingga bisa dipakai sebagai pelapis layar sentuh.

Wang memperkirakan bahwa bahan baku layar jenis ini akan mulai diterapkan di smartphone konsumer pada 2020 mendatang. Saat hal itu benar-benar terjadi, maka smartphone yang biasanya dipakai orang akan benar-benar berubah.

Editor: Muhamad Edward
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help