Aiesec Ajak Pemuda Soroti Kualitas Pendidikan

Masih rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia, menjadi topik utama yang dibahas organisasi Aiesec universitas sriwijaya (UNSRI) dalam kegiatan Yout

Aiesec Ajak Pemuda Soroti Kualitas Pendidikan
TRIBUNSUMSEL.COM/MOCHAMAD KRISNARIANSYAH
Suasana kegiatan youth speaking forum 2.0 yang diselengarakan di aula serbagunaDPRD Sumsel lantai 3, Minggu (2/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com,Mochamad Krisnariansyah

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG -- Masih rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia, menjadi topik utama yang dibahas organisasi Aiesec universitas sriwijaya (UNSRI) dalam kegiatan Youth Speaking forum 2.0 .

Mengundang lebih kurang 100 peserta yang terdiri dari kalangan pelajar dan mahasiswa, mengajak untuk  bersama-sama saling bertukar pemikiran dalam memberikan ide untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna gedung DPRD Sumsel, Minggu (2/4/2017) turut didukung oleh Diknas pendidikan Sumsel juga menghadirkan beberapa pembicara atau keynote speaker yang memberikan motivasi sekaligus inspirasi bagi peserta. Mulai dari president Aiesec Indonesia, Rahmat Fajri, lalu kepala divisi asesmen dan pengembangan ekonomi bank Indonesia prov Sumsel Hari Widodo beserta general manager garuda Indonesia cabang Palembang Asa Perkasa.

Menurut ketua Pelaksanan kegiatan, Sedayu Putri Fajar, mengungkapkan kegiatan youth speaking forum merupakan salah satu program yang dimiliki oleh organisasi Aiesec UNSRI. Dimana sebagai wadah kepemudaaan yang berbasis internasional ingin memberikan pelatihan dan pemahaman bagi kalangan pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan potensi jiwa mereka.

“ Youth Speaking forum menjadi kegiatan kedua kali yang diselengarakan, dengan fokus mengangkat permasalahan dunia pendidikan.Mengingat penerapan pendidikan berkualitas menjadi satu tuntutan dari 17 poin penting pembangunan yang sudah diterapkan diseluruh dunia dalam program SDGs (sustainable development  goals) oleh setiap negara diseluruh dunia,” ujarnya.

Dari sinilah, Sedayu mengatakan, Aiesece UNSRI mencoba memberikan wawasan baru kepada pemuda di kota Palembang,bagaimana tantangan kedepan untuk mereka bisa berpartisipasi aktif dalam membangun bangsa dan meningkatkan pendidikan. Harapnya, diuraikan Sedayu, pemuda di Palembang makin terbuka fikiran terutama dalam rasa kepedulian terhadap sesama.

“ Sesuai dengan tag line nya, be loud and take action, mengartikan jika pemuda nggak hanya sekedar berbicara namun bisa menunjukkan aksi nyata. Baik itu berupa pendapat dan pemikiran, hingga bentuk kepedulian yang langsung menyara ke masyarakat terutama dalam dunia pendidikan,” ucapnya.

Penulis: Mochamad Krisnariansyah
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help