Home »

Video

Video Tribun Sumsel

VIDEO : Tak Tahan Jadi Buruh Bangunan, Pria Ini Pilih Jual Barang Haram

Tersangka Menik ditangkap di Jalan Gresik Sekip Palembang, Selasa (21/3/2017) saat sedang menunggu pembeli. Menik tidak menyangka, bukannya pembeli ya

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, M Ardiansyah

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tak tahan bekerja sebagai buruh bangunan, Menik (38) memutuskan untuk menjadi pengedar narkoba.

Meski konsekuensinya ditangkap polisi, Menik tidak memperdulikan hal tersebut asal bisa mendapatkan uang yang banyak.

Tersangka Menik ditangkap di Jalan Gresik Sekip Palembang, Selasa (21/3/2017) saat sedang menunggu pembeli. Menik tidak menyangka, bukannya pembeli yang datang akan tetapi polisi.

"Sudah delapan bulan bisnis narkoba, karena menjadi buruh bangunan dapat uangnya kecil. Kalau bisnis narkoba, sebuln bisa dapat uang Rp 10 juta," ujarnya saat diamankan di Polda Sumsel, Rabu (22/3/2017).

Menik memperoleh narkorba baik itu sabu maupun pil ekstasi dari seseorang berinisial D. Akan tetapi, ia tidak pernah bertemu dengan D. Bila narkoba yang ada padanya habis, dia selalu menelepon D untuk kembali diantarkan narkoba.

D tidak pernah mengantarkan langsung barang miliknya, akan tetapi ada orang suruhan untuk menemui Menik. Dengan menggunakan hubungan telepon selular, Menik selalu bertemu di tempat yang berbeda-beda setiap kali mengambil narkoba pesannya.

"Setiap menjual, pasti selalu mendapatkan untung. Makaanya setiap bulan bisa mendapatkan untung Rp 10 juta. Uangnya untuk bayar kontrakan, bayar kredit motor dan kebutuhan sehari-hari," pungkasnya.

Kasubdit III Dit Narkoba Polda Sumsel AKBP Syahril Musa menuturkan, penangkapan ini dilakukan Tim khusus Dit Narkoba Polda Sumsel setelah melakukan penyelidikan beberapa hari. Dari penangkapan tersangka, diamankan barang bukti sebanyak 209,23 sabu dan 100 butir ekstasi dengan logo mahkota warna merah.

"Saat ditangkap, barang bukti yang diperoleh hanya sedikit. Makanya kami lakukan pengembangan dengan mendatangi rumahnya, akan tetapi tidak ditemukan. Setelah diinterogasi, ternyata narkoba milik tersangka ini disembunyikan di rumah kontrakannya di Jalan Angkatan 45 Palembang," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, ternyata narkoba yang diperoleh Menik dari D berasal dari Medan. Menik ini diduga merupakan salah satu pengedar narkoba yang menjadi kaki tangan bandar besar di Sumsel.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help