Satu Kata Sepakat Soal PT Freeport untuk Kemakmuran Indonesia dan Papua

Lukas juga menyampaikan sejumlah hal lain termasuk status karyawan, alih fungsi hutan, penggunaan produk lokal hingga area penambangan PT Freeport.

Satu Kata Sepakat Soal PT Freeport untuk Kemakmuran Indonesia dan Papua
KOMPAS.COM
Tambang Freport.

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Gubernur Papua Lukas Enembe mengaku turut membahas masalah PT Freeport Indonesia saat menemui Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/3/2017).

"Sikap pemerintah Papua menyangkut Freeport juga kita sampaikan," kata Lukas usai pertemuan.

Salah satu yang dituntut oleh pemerintah Papua, lanjut Lukas, adalah agar pemerintah bisa memiliki 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

Dari 51 persen saham itu, ia meminta agar 10 persennya diberikan ke pemerintah Papua.

"Ini negeri kita, diatur kedaulatan negara yang kita jaga. Seluruh potensi ekonomi harus dikuasai negara," ucap Lukas.

Selain soal kepemilikan saham, Lukas juga menyampaikan sejumlah hal lain termasuk status karyawan, alih fungsi hutan, penggunaan produk lokal hingga area penambangan PT Freeport.

"Presiden setuju sekali sikap kita menyangkut Freeport. Setuju, apa yang di perjuangkan Papua dan Pemerintah Pusat sama," ucap Lukas.

Editor: Hartati
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved