TribunSumsel/

Dalam Dakwaan Tersangka Korupsi E KTP Terendus Pemegang Proyek Menyuap Orang BPK dan BPKP

Selain itu, disebut juga nama Setya Novanto juga beberapa nama lain mantan anggota Komisi II DPR.

Dalam Dakwaan Tersangka Korupsi E KTP Terendus Pemegang Proyek Menyuap Orang BPK dan BPKP
Tribunnews.com/ Nurmulia Rekso Purnomo
Kepala PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sudah menelusuri aliran dana orang atau lembaga yang terlibat dalam dugaan korupsi proyek E-KTP.

Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan selain menelusuri siapa saja yang terlibat, pihaknya pun menelisik berapa nominal yang diterima.

"Iya kita juga sudah melaporkan (ke penegak hukum), tapi kita tidak boleh menyebutkan siapa saja," ujar Kiagus Ahmad Badaruddin di kantor Kemenpolhukam, Jakata Pusat, Senin (20/3/2017).

Proyek e-KTP dianggarkan lebih dari Rp 5,9 triliun.

Diduga sebagian besar diantaranya menjadi bancakan sejumlah pihak.

Baca: KPK Tetap Akan Hadirkan Agus Martowardojo Dalam Sidang Kasu e-KTP Pekan Ini

Baca: Melchias Mekeng Kaget Namanya Disebut dalam Dakwaan Kasus e-KTP

Dua orang yang sudah ditetapkan sebagai terdakwa adalah Irman dan Sugiharto, mantan pejabat di lingkungan Kementerian Dalam Negeri.

Dalam kasus tersebut mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi, disebut menerima uang 4,5 juta dollar Amerika Serikat (AS), dan Rp 50 juta.

Selain itu, disebut juga nama Setya Novanto juga beberapa nama lain mantan anggota Komisi II DPR.

Halaman
12
Editor: Hartati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help