TribunSumsel/

Menpora Prediksi Timnas Indonesia Menang 2-1 atas Myanmar

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi membahas kiprah tim nasional (timnas) Indonesia di bawah asuhan Luis Milla

Menpora Prediksi Timnas Indonesia Menang 2-1 atas Myanmar
SUPER BALL/FERI SETIAWAN
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi saat pertemuan tertutup dengan perwakilan klub ISL di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (27/4/2015). Menpora Imam Nahrawi akhirnya bertemu langsung dengan klub-klub ISL dan PT Liga Indonesia, membahas nasib kompetisi. 

TRIBUNSUMSEL.COM-Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi membahas kiprah tim nasional (timnas) Indonesia di bawah asuhan Luis Milla selaku pelatih anyar.

Pasukan Milla yang berisikan pemain U-22, bakal melawan Myanmar pada partai uji coba di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (21/3/2017).

Pertandingan itu tidak cuma menjadi rangkaian persiapan menjelang SEA Games 2017, tetapi juga momen debut Milla bersama tim Garuda.

Imam pun meyakini, Milla mampu memetik hasil positif pada partai pertamanya.

"Harus menang dong. Kira-kira skornya 2-1 untuk Indonesia," tutur Imam di Ngawi, Jawa Timur, Minggu (19/3/2017).

Menpora juga menaruh harapan besar terhadap Milla, meskipun waktu persiapan tergolong singkat.

Milla baru ditunjuk pada Januari 2017. Namun, kurang dari satu tahun setelah penunjukan, pelatih asal Spanyol itu diminta menyumbangkan medali emas pada SEA Games dan meraih hasil positif pada Kualifikasi Piala AFC U-23 2018.

Untuk ajang terakhir, Indonesia bergabung dengan dua tim Asia Tenggara, Thailand dan Malaysia, serta Mongolia di Grup H.

"Pasti akan ada banyak perubahan yang diberikan. Kita tidak bisa berasumsi lebih besar, katakanlah harus menjadi juara grup dan sebagainya," ucap Imam.

"Namun, saya meyakini bakal ada banyak kejutan yang dihasilkan dari sentuhan tangan Luis Milla," kata Menpora.

Harapan besar memang tertuju kepada Milla. Terlebih lagi, dia memiliki rapor impresif di level internasional berupa 73,6 persen kemenangan.

Editor: Muhamad Edward
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help