Jenazah Ini Tak Bisa Dikeluarkan dari Ambulans usai Kecelakaan

Ia langsung tergeletak di tengah jalan dan beberapa pengendara langsung menolongnya. Setelah mengalami benturan, kaki Isni tidak bisa digerakkan.

Jenazah Ini Tak Bisa Dikeluarkan dari Ambulans usai Kecelakaan
Tribun Jateng/Facebook/Vegablue Hardianatasya
Tabrakan karambol libatkan enam kendaraan bermotor di Lingkar Kaliwungu Kendal, Senin 20 Maret 2017 pagi 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Isni (22), korban kecelakaan karambol di Jalan Arteri Kaliwungu Kendal, Jawa Tengah, terus menahan sakit di pinggir jalan.

Saat kejadian, ia berada di belakang ambulan D 9943 AD dan menabrak bagian belakang ambulans.

'Saya dari Kendal mau berangkat kerja ke Kawasan Industri Wijayakusuma, pas di jalan, tiba-tiba ada mobil merah nabrak," kata perempuan berjilbab itu.

Ia langsung tergeletak di tengah jalan dan beberapa pengendara langsung menolongnya.

Setelah mengalami benturan, kaki Isni tidak bisa digerakkan.

Seorang pengendara berinisiatif mengantar Isni ke puskesmas terdekat.

Korban lain, Abdul Hakim tidak mengalami cedera parah. Ia hanya terluka di dagunya.

"Ngawur itu mobilnya," katanya dengan nada tinggi.

Hal yang membuatnya heran adalah mobil Calya merah itu sampai melompati pembatas jalan.

Padahal lokasi kejadian tidak di tikungan melainkan jalan lurus.

Adapun dua mobil yang ditabrak Calya merah yaitu ambulans dan kijang Innova hitam berpelat D 1373 NB merupakan satu rombongan.

"Kami dari Bandung mau mengantar Jenazah ke Magelang, malah begini," kata pengemudi Innova yang enggan disebut namanya.

Bagian belakang ambulan La Tahzan yang remuk membuat jenazah tidak bisa dikeluarkan.

Sejumlah orang yang berusaha mengambil jenazah tidak bisa membuka pintu. (Bakti Buwono Budiasto)

Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help