TribunSumsel/

Dihalangi Lihat Anak, Pria Ini Berlaku Sadis Terhadap Keluarga Sang Istri

Akibatnya, sang kakak ipar harus dilarikan ke rumah sakit lantaran luka bacokan yang dialami hampir di sekujur tubuh.

Dihalangi Lihat Anak, Pria Ini Berlaku Sadis Terhadap Keluarga Sang Istri
TRIBUNSUMSEL.COM/ M ardiansyah
Kapolsek Gandus Palembang AKP Dedi Rahmat Hidayat ketika menginterogasi tersangka saat diamankan di Polsek Gandus Palembang, Senin (20/3/2017). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kesal selalu dihalangi untuk melihat sang anak, M Mahadir Muslim (32) gelap mata dan berupaya membunuh kakak iparnya dengan menggunakan parang.

Akibatnya, sang kakak ipar harus dilarikan ke rumah sakit lantaran luka bacokan yang dialami hampir di sekujur tubuh.

Warga Jalan PSI Lautan Lorong Kedukan Kecamatan Gandus Palembang ini tak tahan, karena dua tahun lamanya ia tidak diperbolehkan untuk melihat anak laki-lakinya yang berumur 2 tahun.

"Pasalnya sepeleh, lantaran sebulan aku tidak kerja jadi diusir dari rumah mertua. Padahal, aku baru mau melamar pekerjaan setelah aku diberhentikan bekerja. Tetapi, keluarga istri ini malah mencaci maki aku," ujarnya saat diamankan di Polsek Gandus Palembang, Senin (20/3/2017).

Tak terima karena selalu di caci maki dan tidak diperbolehkan untuk melihat anaknya, membuat Mahadir ingin membuktikan bila dirinya bisa mendapatkan pekerjaan.

Setelah mendapatkan pekerjaan, dirinya kembali berniat untuk melihat sang anak.

Lagi-lagi, usahanya untuk melihat anak semata wayangnya tidak kesampaian. Keluarga sang istri tetap melarang dirinya datang untuk melihat sang anak.

Hingga berujung cekcok mulut dan perkelahian dengan sang kakak ipar tak dapat terelakan.

"Aku sudah datang dengan baik-baik, tetapi kakak ipar malah menantang aku berkelahi. Dia mengajak berkelahi dan sempat mengeluarkan pisau, aku coba melawan. Melihat ada barang, dia langsung aku bacok beberapa kali dan setelah itu aku kabur ke Muba untuk bekerja," pungkasnya.

Kapolsek Gandus AKP Dedi Rahmat Hidayat yang juga siswa Sespimma 2017 menuturkan, peristiwa pembacokan terjadi pada Selasa (2/8/20176) di Jalan PDAM lorong Buyut Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus Palembang.

"Korbannya Amik Suherdi (23) mengalami luka sebanyak tujuh luka bacokan mulai dari paha kanan, kiri, kepala dan kening sebelah kiri yang mengakibatkan korban mengalami buta di mata sebelah kiri," ujarnya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help