Home »

Bisnis

» News

BPJS Ketenagakerjaan Sasar Pendamping Desa

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palembang, Rasidin mengatakan, tenaga pendamping desa ini merupakan tenaga pendukung dari pada pemerintah yang sifa

BPJS Ketenagakerjaan Sasar Pendamping Desa
Tribunsumsel.com/ Arief B Rohekan
sosialisasiBPJS Ketenagakerjaan Sasar Pendamping Desa 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,---BPJS  Ketenagakerjaan Cabang Palembang terus berupaya meningkatkan kepesertaan melalui koordinasi, dan sosialisasi kepada pendamping desa yang ada di wilayah Sumsel.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palembang, Rasidin mengatakan, tenaga pendamping desa ini merupakan tenaga pendukung dari pada pemerintah yang sifatnya non pegawai negeri sipil (PNS), dan pihaknya terus melakukan koordinasi demi meningkatkan kepesertaan melalui sosialisasi mengenai manfaat program jaminan sosial.

“Jadi mereka ini (tenaga pendamping) merupakan orang-orang profesional dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda kemudian diangkat oleh pemerintah untuk menjadi tenaga pendamping desa,” katanya, usai melakukan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan bagi pendamping desa, pendamping lokal desa, dan tenaga ahli di Emilia Hotel, Senin (20/3).

Dengan bergabungnya tenaga pendamping desa ini ke dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, maka diharapkan dapat membantu mensosialisasikan manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan. Selanjutnya dapat juga merangkul seluruh perangkat desa lainya.

 “Potensi kepesertaan dari sektor ini kami nilai cukup besar. Tidak hanya pendamping desa, pada kegiatan ini juga dihadiri oleh tim ahli, dan juga pendamping lokal desa se Kabupaten Pasuruan," ucapnya.

Rasidin menjelaskan, memang selama ini beberapa dari tenaga pendamping desa ini diketahui sudah terdaftar menjadi peserta. Hanya saja bentunknya masih merupakan pekerja informal/bukan penerima upah padahal mereka merupakan tenaga yang ditunjuk oleh pemerintah dan dalam wadah Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD).

Untuk itu, nantinya bagi mereka yang telah terdaftar data kepesertaanya akan kita mutasikan sebagai pekerja formal atau penerima upah. Sehingga manfaat jaminan yang didapat perserta akan bertambah. 

 “Salah satunya yakni jaminan pensiun. Sebab kalau untuk peserta informal program jaminan pensiun tidak diberlakukan,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi dan Partisipasi Masyarakat, BPMD  Sumsel Juharmansyah mengatakan, tenaga pendamping desa di Sumsel saat ini sekitar 1.100 orang.

Nah, sesuai dengan kepakatan pemerintah pusat, semua tenaga pendamping desa kedepannya wajib terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Selama ini mereka mendaftar secara sendiri-sendiri. Tapi kedepannya akan kami akomodir,” kata dia.

Dia menambahkan, Pemprov Sumsel melalui BPMD tentunya mendukung program jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan ini. Hal tersebut mengingat banyaknya manfaat yang akan didapatkan pekerja jika telah menjadi peserta. “Kami juga akan turut mensosialisasikan manfaat BPJS Ketenagakerjaan ke seluruh perangkat desa,” jelasnya

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help