TribunSumsel/

Razia di Penginapan, Dua Pria Ini Ketahuan Lagi Mesum, Salah Satunya Bilang: Cuma Sekali Pak

Selain pucat ketika diperiksa, petugas juga mengetahui dua pelaku pasangan sejenis dari isi SMS di handphone keduanya serta satu dari pria itu memilik

Razia di Penginapan, Dua Pria Ini Ketahuan Lagi Mesum, Salah Satunya Bilang: Cuma Sekali Pak
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Belasan warga ketika diamankan tim gabungan dalam razia pencegahan peredaran narkoba dan miras di kota Prabumulih. (eds) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Untuk mengatasi maraknya peredaran narkoba serta zat adiktif lain di Prabumulih, sejumlah tempat karaoke, panti pijat serta tempat penginapan dan kos-kosan dirazia petugas gabungan dari Kesbangpol, BNN, Polres, Kejaksaan, Yonzipur, POM, Koramil dan Sat Pol PP pemkot Prabumulih, pada Sabtu malam lalu.

Hasilnya, sebanyak 13 orang dimana 8 orang diantaranya merupakan pengguna narkoba, 4 pasangan mesum serta 1 orang tidak memiliki KTP dijaring petugas gabungan.

Tidak hanya itu, para petugas juga berhasil menyita 7 dus minuman jenis bir yang tidak memiliki izin edar sesuai Perda no 1/2016.

Tentang pelarangan pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol di wilayah kota Prabumulih.

Parahnya, dalam razia itu petugas juga mengamankan dua orang laki-laki di Penginapan Rahayu Jalan Veteran Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan, yang diduga pasangan sejenis.

Selain pucat ketika diperiksa, petugas juga mengetahui dua pelaku pasangan sejenis dari isi SMS di handphone keduanya serta satu dari pria itu memiliki rumah namun justru menginap di penginapan.

Kedua pria itu akhirnya mengakui jika melakukan perbuatan mesum sebelum digrebek petugas.

Keduanya yakni inisial De (32) warga Jalan Prof M Yamin Kelurahan Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara serta Ro (22) warga Desa Cinta Kasih Kecamatan Belimbing Kabupaten Muaraenim.

"Kami kenal lewat facebook lalu janjian dan bertemu di penginapan, kami lalu bercumbu dan melakukan itu (mesum-red), tapi saya cuman sekali ini pak," ungkap De ketika ditanyai petugas dan wartawan.

Kepala Dinas Kesbangpol, Marthodi mengatakan, warga yang terjaring razia akan diserahkan ke instansi-instansi terkait.

"Pakai narkoba akan diserahkan ke BNN atau polres, sementara minuman keras, warga tanpa identitas serta pasangan asusila akan diserahkan ke Satuan Pol PP untuk ditindaklanjuti," katanya.

Sementara, Kepala BNN Kota Prabumulih, AKBP Edi Nugroho menuturkan, warga yang terjaring narkoba akan dibina dan direhabilitasi oleh pihaknya.

"Dalam razia dilakukan tidak ditemukan barang bukti, namun warga positif narkoba ada. Mereka akan kami lakukan rehabiliasi, itu sebagai upaya pencegahan," bebernya. (eds)

Penulis: Edison
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help