Disbud Kota Palembang Wacanakan Tarian Baru

Dinas Kebudayaan (Disbud) Pemerintah kota Palembang memiliki wacana akan membuat tarian baru.

Disbud Kota Palembang Wacanakan Tarian Baru
Net
Staf Ahli Pemkot Palembang Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Investasi, Sudirman Teguh 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Andi Agus Triyono

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dinas Kebudayaan (Disbud) Pemerintah kota Palembang memiliki wacana akan membuat tarian baru. Tarian tersebut berjenis tari sambut yang akan mengangkat nilai-nilai kebudayaan Palembang Darusallam.

"Kami dari Dinas Kebudayaan kota Palembang beserta tokoh-tokoh masyarakat, seniman dan lain memiliki satu gagasan akan membuat tarian sambut yang baru," kata kepala Dinas Kebudayaan kota Palembang, Sudirman Teguh ditemui Tribunsumsel.com, Sabtu (19/3/2017).

Selama ini, Sumatera Selatan memiliki tiga tarian yang sudah menjadi tradisi di masyarakat. Ketiga jenis tari itu merupakan tari sambut untuk menghormati tamu-tamu yang datang. Ketiganya yakni tari Gending Sriwijaya, tari Tanggai dan tari Tepak Keraton.

Sudirman mengatakan, ketiga tari itu kental dengan kemegahan dan keagungan kerajaan Sriwijaya. Sementara Palembang khususnya, memiliki dua episode sejarah besar yakni masa Sriwijaya dan kerajaan kesultanan Palembang Darusallam.

Dari beberapa tarian yang sudah menjadi tradisi itu, pihaknya ingin menambah khasanah kekayaan tarian lagi dengan berlatar Kesultanan Palembang Darusallam. Kata dia, informasi dari tokoh-tokoh budayawan dan seniman, untuk kesenian tarian berlatar Palembang Darusallam belum ada hingga sekarang.

"Berdasar hal itu, kami berencana akan membuat tarian baru bernuansa Palembang Darusallam. Ini baru wacana tapi sudah dirembukkan melibatkan berbagai pihak dan mereka mendukung untuk diciptakan tarian baru. Jika ini terwujud akan ada empat tarian yang melengkapi dan menambah kekayaan Palembang," kata dia lagi.

Jika tari bernilai Kesultanan Palembang Darusallam tercipta akan melengkapi dan menambah kekayaan budaya Palembang. Sementara tari Gending Sriwijaya, tari Tanggai bahkan tari Tepak Keraton tetap pada posisinya masing-masing.

Hal ini, menurut Sudirman, juga meluruskan beberapa informasi yang salah tentang tarian khususnya tari Gending Sriwijaya. Dinas Kebudayaan kota Palembang tidak memiliki pemikiran akan mengganti tari-tarian yang sudah ada atau menghapus, malahan akan menambahnya dengan membuat tarian baru dalam latar sejarah Palembang Darusallam.

Penulis: Andi Agus Triyono
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help