TribunSumsel/

Bermodal Surat Tugas Parkir, Ayah-Anak Kembali Diringkus Pungli Pedagang

Belum jera diringkus polisi karena melakukan aksi pungutan liar terhadap truk-truk angkutan barang bongkar muat di toko, anak-ayah yakni Rusli Saari

Bermodal Surat Tugas Parkir, Ayah-Anak Kembali Diringkus Pungli Pedagang
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Ayah-anak yakni Rusli dan Eko ketika diamankan di Satreskrim Polres Prabumulih.

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Belum jera diringkus polisi karena melakukan aksi pungutan liar terhadap truk-truk angkutan barang bongkar muat di toko, anak-ayah yakni Rusli Saari (52) dan anaknya Eko Boy Sandi (30) kembali diringkus tim Sapu bersih (Saber) pungli Polres Prabumulih pimpinan Kabag OPS, Kompol Andi Supriadi SH SIK MH.

Dua resedivis pungli yang merupakan warga Jalan Arimbi RT 01 RW 06 Kelurahan Prabujaya dan warga Jalan Kenari Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Timur itu, diringkus ketika melakukan pungli terhadap para pedagang sayur tepatnya di depan toko Romli Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Pasar 1, kemarin sekitar pukul 06.00.

Kedua pelaku memungut uang ke pedagang dengan nilai relatif yakni antara Rp 2000 hingga Rp 11 ribu, jika tidak membayar maka lapak jualan akan digeser.

Tidak hanya itu, dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku yang mengantongi surat tugas penanggungjawab titik parkir dari UPTD Perparkiran Dinas Perhubungan yang langsung ditandatangani Kepala UPTD Zulherman Lukman SE. Namun meski memiliki surat tugas, keduanya tidak memiliki karcis, peluit dan seragam resmi.

Dari tangan dua pelaku diamankan barang bukti kwitansi pungutan, obat kuat, handphone stroberry hitam, copyan surat tugas, KTP serta sejumlah uang hasil pungutan.

Guna kepentingan penyelidikan dan proses lebih lanjut dua pelaku bersama barang bukti diamankan di Mapolres Prabumulih.

Diringkusnya dua pelaku bermula ketika tim saber polres Prabumulih mendapat laporan dari warga jika pedagang di pasar inpres Prabumulih masih ditarik pungutan liar oleh dua oknum pereman.

Mendapat laporan itu petugas langsung melakukan penyelidikan hingga mendapati kebenaran informasi. Petugas yang melihat Rusli dan Eko melakukan pungutan tanpa banyak basa-basi langsung meringkus dua ayah anak itu.

Dihadapan petugas, Rusli dan Eko membantah melakukan pungutan liar terhadap para pedagang namun hanya melakukan penarikan biaya parkir. Keduanya juga sempat menunjukkan bukti surat tugas dari pemerintah kota Prabumulih.

"Kami hanya menarik uang parkir, kami tidak melakukan pungli," kilah kedua pelaku.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kabag Ops, Kompol Andi Supriadi SH SIK MH mengatakan, dua pelaku merupakan resedivis kasus 504 yakni mengemis dimuka umum. "Saat kami amankan dua pelaku menggunakan surat tugas dengan dalih memungut parkir, padahal tidak memiliki karcis, rompi maupun pluit namun justru melakukan pungli," bebernya.

Andi menuturkan, pihaknya juga akan melakukan pemanggilan terhadap pejabat yang telah mengeluarkan surat tugas, disebabkan surat tugas hanya dijadikan modus pungli. "Pejabat yang bersangkutan akan kami panggil untuk mengklarifikasi terkait masalah ini," katanya menuturkan dua pelaku akan dijerat pasal 504 KUHP tentang mengemis dimuka umum.(eds)

Penulis: Edison
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help