TribunSumsel/

Berdayakan Anak Jalanan, RASS Asuh 90 Anak

Seperti biasa, pada hari minggu, kawasan Kambang Iwak Family (KIF) Park selalu dipenuhi oleh masyarakat kota Palembang. Mereka datang, biasanya hendak

Berdayakan Anak Jalanan, RASS Asuh 90 Anak
TRIBUNSUMSEL.COM/SLAMET TEGUH RAHAYU
Salah satu penampilan di Festival Anak Jalanan 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seperti biasa, pada hari Minggu, kawasan Kambang Iwak Family (KIF) Park selalu dipenuhi oleh masyarakat kota Palembang. Mereka datang, biasanya hendak berolahgara, maupun berjualan di kawasan tersebut. Namun, ada yang berbeda kali, beberapa tenda, panggung, dan tenan berdiri di tengah-tengah kawasan KIF Park, Minggu (19/3/2017).

Ternyata kawasan tersebut, tengah digunakan untuk Festival Anak Jalanna yang diadakan oleh Relawan Anak Sumatera Selatan (RASS), beserta beberapa komunitas lain yang ada di kota Palembang.

Dalam festival tersebut, beberapa kegiatan hadir menghimbur para masyarakat yang hadir di kawasan tersebut, seperti hiburan musik, cosmic, dan beberpa hiburan lainnya. Tak hanya itu, dalam festival inipun turut dilakukan kegiatan berupa charity yang mana nantinya hasil sumbangan masyarakat, akan digunakan RASS untuk membantu kehidupan anak jalanan asuahan mereka.

Ada sekitar 90 anak jalanan yang sudah tergabung dalam naungan RASS ini. Mereka berasal dari anak-anak jalanan yang biasa berkumpul di kawasan Simpang Charitas, Simpang Angkatan 45, Monpera, serta Simpang Sungki.

"Jadi kegiatan ini juga merupakan rangkaian anniversary RASS yang ke 2. Sebelumnya juga sudah mengadakan kegiatan internal bersama anak jalanan, dan ini lanjutannya, bergabung dengan komunitas lain di Palembang," ujar Ketua Pelaksana Festival Anak Jalanan, Wilvinta Pratiwi saat dibincangi Tribunsumsel.

Gadis berkaca mata yang kerap disapa Vinta ini menjelaskan, RASS ini lahir untuk memberdayakan anak-anak jalanan di kota Palembang. Mengingat, saat ini banyak anak-anak di kota Palembang ini hidup sedikit tanpa pengawasan sehingga kerap kali melakukan kegiatan negatif seperti meminum-minuman keras maupun mengisap lem.

"Untuk sementara ini memang kita, ada empat titik kawasan. Kedepan akan kita tambah lagi, di kawasan Lebung Gajah," terangnya.

Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help