TribunSumsel/
Home »

Video

VIDEO: Bandit Pecah Kaca Mobil di Prabumulih Bawa Kabur Uang Rp 70 Juta

Sesampainya di bank, Andi mengambil uang sebesar Rp 70 juta dan selanjutnya uang disimpan di dalam amplop coklat.

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Aksi kawanan bandit pecah kaca setiap hari Jumat dan menyasar nasabah bank di Prabumulih, makin buas dan merajalela.

Jumat (17/3/2017) sekitar pukul 10.45 giliran mobil Honda Mobilio putih nomor polisi BG 1106 DH milik Andi Irawan Hadi (35), warga Desa Penandingan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muaraenim, menjadi korban pecah kaca kawanan bandit.

Peristiwa itu sendiri terjadi ketika mobil Andi terparkir di depan Rumah Makan Tidar Magelang tepatnya di Jalan Nias Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Akibat peristiwa itu, uang sebesar Rp 70 juta milik Andi yang diletakkan di atas jok kiri depan mobil raib dibawa kawanan bandit pecah kaca. Aksi kawanan bandit pecah kaca itu sendiri terekam Closed Circuit Television (CCTV). Di dalam CCTV, pelaku berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor jenis Suzuki FU dan mengenakan baju hitam serta menggunakan helm.

Informasi berhasil dihimpun Tribunsumsel.com, aksi bandit pecah kaca itu sendiri diketahui bermula ketika Andi Irawan Hadi berangkat mengambil uang ke BNI Prabumulih untuk membayar uang muka pembelian karet.

Lalu, dengan menggunakan mobil Honda Mobilio BG 1106 DH Andi berangkat ditemani kerabatnya ke Prabumulih. Sesampainya di bank, Andi mengambil uang sebesar Rp 70 juta dan selanjutnya uang disimpan di dalam amplop coklat.

Usai mengambil uang sekitar pukul 10.20 korban bersama rekannya kemudian mampir ke rumah makan Tidar Magelang di Jalan Nias Kelurahan Gunung Ibul. Sebelum turun masuk ke rumah makan, Andi kemudian meletakkan amplop berisi uang Rp 70 juta di atas jok kiri depan mobil dan mengunci mobil lalu masuk ke dalam rumah makan.

Belum 5 menit korban berada di dalam rumah makan, tiba-tiba korban dan warga di rumah makan mendengar suara pecahan kaca dari arah mobil yang terparkir. Korban yang merasa itu adalah mobil miliknya kemudian berlari menuju mobil dan melihat dua orang laki-laki mengendarari sepeda motor pergi sambil membawa amplop coklat.

Korban kemudian memeriksa mobil dan mendapati kaca bagian kanan depan sudah pecah, sementara amplop berisi uang sudah raib.

Melihat itu, korban kemudian berusaha mengejar namun para pelaku telah jauh. Selanjutnya korban melapor ke petugas Polsek Prabumulih Timur.

"Uang rencananya untuk DP (uang muka-red) karet, saat berkendara tidak ada mencurigakan baik yang mengikuti mobil atau mencurigakan lainnya," ungkap korban Andi ketika diwawancarai di tempat kejadian.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hendra Gunawan SH membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Kami sudah mendatangi tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi, serta memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di rumah makan. Petugas kami akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku," tegasnya

Penulis: Edison
Editor: Yohanes Iswahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help