TribunSumsel/
Home »

Sumsel

» PALI

Oknum TKS Samsat yang Gelapkan Uang Wajib Pajak Dipecat

Dadang juga menegaskan, kepada masyarakat Kabupaten PALI yang merasa telah dirugikan agar segera melaporkan oknum tersebut ke pihak berwajib.

Oknum TKS Samsat yang Gelapkan Uang Wajib Pajak Dipecat
Tribunsumsel.com/Ari Wibowo
Kepala UPTB Samsat PALI, Dadang(kiri) bersama stafnya menunjukkan surat pemecatan kepada oknum TKS, berinisial IBK. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ariwibowo

TRIBUNSUMSEL.COM,PALI- Adanya oknum Tenaga Kerja Sukarela (TKS) berinisial IBK(28) di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Samsat Kabupaten PALI Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Selatan, yang menggelapkan uang wajib pajak kendaraan.

Membuat kepala UPTB Samsat PALI Dadang Afriandy mengambil langkah tegas dan memecat oknum TKS itu, pada bulan Januari 2017 lalu.

Dadang mengatakan pengelapan wajib pajak kendaraan, merupakan kesalahan secara pribadi IBK, dan sama sekali tidak menyangkut institusi yang berhubungan dengan pajak kendaraan tersebut.

Hal tersebut disampaikan langsung Dadang ketika dijumpai sejumlah media di kantornya yang terletak di Bilangan Talang Subur kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Jumat (17/3).

Dadang menjelaskan bahwa TKS yang berinisial IBK tersebut pada tupoksinya hanya membantu administrasi di UPTB Samsat Kabupaten PALI.

"Dia (IBK,red) tercatat sebagai TKS di UPTB Samsat PALI sejak tahun 2016, dan Januari 2017 kemarin diperpanjang dengan pekerjaan membantu administrasi umum di UPTB Samsat. Sehingga, dia bukanlah orang yang menjalankan berkas pembayaran, apalagi yang berkenaan dengan iuran wajib pajak yang disetor," kata Dadang.

Namun, untuk saat ini IBK sudah dipecat dari UPTB Samsat PALI, akibat perbuatannya yang mencoreng nama UPTB Samsat PALI.

"Terhitung tanggal 30 Januari yang lalu, IBK sudah kami keluarkan(pecat). Dan untuk saat ini kami tidak tahu keberadaan dia (IBK). Namun yang pastinya kami sudah berkomunikasi dengan pihak keluarganya, dan dari situ ada etikad untuk membayarnya," katanya.

Dadang juga menegaskan, kepada masyarakat Kabupaten PALI yang merasa telah dirugikan agar segera melaporkan oknum tersebut ke pihak berwajib.

Halaman
12
Penulis: Ari Wibowo
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help