TribunSumsel/

Junaidi Menyerah Usai Ditembak

Korban dihadang dengan sebilah kayu sembari menakuti korban. Lalu, tersangka inisial Pl (DPO) juga menghadang korban dengan pisau.

Junaidi  Menyerah Usai Ditembak
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Kapolsek Pemulutan AKP Helmy Ardiansyah SH (kedua dari kiri) bersama anggota lainnya, saat mengamankan seorang pelaku otak perampokkan yakni tersangka Junaidi alias Jun. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDERALAYA -- Otak pelaku perampasan sepeda motor jenis Yamaha Jupiter Z warna hitam bernopol BG 6659 UF yang dikendarai seorang perempuan bernama Ririn berboncengan dengan temannya Hodijah, di jalan umum Desa Mayapati Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI) pada April 2015 lalu, akhirnya berhasil dilumpuhkan petugas unit Reskrim Polsek Pemulutan yang langsung dipimpin Kapolsek AKP Helmy Ardiansyah SH.

Tersangka yakni Junaidi alias Jun (39), menyerah usai bagian betis kanannya dilumpuhkan dengan sebutir timah panas Polisi.

Ia dilumpuhkan petugas ketika hendak berusaha lari dari sergapan sejumlah personil unit Reskrim yang berusaha mencokoknya, pada Kamis malam (16/3), pukul 19.00, saat sedang berada di parkiran Jalan Sriwijaya Negara Kelurahan Bukit Besar Palembang.

Akhirnya, warga yang tercatat berdomisili di Desa Pematang Bangsa Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten OI ini, digelandang petugas menuju ruang penyidik unit Reskrim Polsek Pemulutan, setelah sebelumnya sempat diberikan perawatan medis.

Kapolres OI AKBP M Arief Rifai SIk melalui Kapolsek Pemulutan AKP Helmy Ardiansyah SH mengungkapkan, penangkapan satu dari tiga pelaku yang terlibat aksi perampasan sepeda motor yang dikendarai dua orang perempuan tersebut, berawal dari informasi yang diterima bila seorang tersangka pada Kamis malam itu, sedang berada di parkiran Jalan Sriwijaya Negara Bukit Palembang.

"Saat hendak menunjukkan lokasi keberadaan temannya yang juga terlibat aksi perampokkan yakni inisial Pl (DPO), tersangka berusaha lari. Akhirnya, terpaksa kita lumpuhkan, kendati sempat diberikan tembakkan peringatan ke udara," terang Kapolres OI, Jumat (17/3).

Ditambahkan Kapolsek, dalam menjalankan aksi perampokkan, tersangka berjumlah 4 orang. Dimana, dua orang rekannya yakni Joni dan Musmulyadi alias Kancil sedang menjalani masa hukuman. Sedangkan, seorang rekannya inisial Pl (DPO), tengah dalam pengejaran anggota unit Reskrim Polsek Pemulutan.

Adapun lanjut Kapolsek, modus kejahatan yang dilakukan oleh komplotan Jun cs dalam menjalankan aksi perampokkan terhadap korban yakni dengan cara saat korban hendak pergi kesekolah dengan mengendarai sepeda motor pada saat melintas di-TKP jalan umum Desa Mayapati Pemulutan Selatan.

Korban dihadang dengan sebilah kayu sembari menakuti korban. Lalu, tersangka inisial Pl (DPO) juga menghadang korban dengan pisau.

Sementara, rekannya yakni Joni dan Kancil bertindak menakuti korban. Sehingga korban ketakutan dan langsung meninggalkan motor dan kuncinya.

"Lalu setelah korban ketakutan pelaku kancil dan joni yang mengambil sepeda motor korban untuk dibawa kabur oleh para pelaku," terang Kapolsek.

Kini tersangka bersama barang bukti berupa satu unit kendaraan roda dua jenis Yamaha Jupiter Z warna hitam bernopol BG 6659 UF serta satu buah kayu panjang ukuran lebih kurang satu meter, tengah menjalani proses penyelidikkan unit Reskrim Polsek Pemulutan.

"Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan pasal 365 tentang pencurian dengan perampasan," tegas Kapolsek Pemulutan AKP Helmy Ardiansyah SH.

Editor: Yohanes Iswahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help