TribunSumsel/

Jangan Pakai Jeans Jadul untuk Bergaya ala Tahun '60-an

Salah satu dekade yang menonjol adalah era '60-an dengan celananya yang bermodel high waist dan jaket trucker.

Jangan Pakai Jeans Jadul untuk Bergaya ala Tahun '60-an
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM-Seperti yang diungkapkan sebelumnya, gaya vintage kembali menjadi tren di dunia dan Indonesia. Salah satu dekade yang menonjol adalah era '60-an dengan celananya yang bermodel high waist dan jaket trucker.

Namun, hal tersebut tidak berarti Anda harus memakai busana yang dikenakan oleh kakek atau nenek semasa mereka muda untuk tampil trendi.

Sebab, walaupun sekilas tampak sama, tetapi ada perbedaan besar di antara busana jeans yang memang vintage atau jadul (zaman dulu) dengan busana modern yang bergaya jadul.

“Kalau vintage biasanya enggak ada melarnya (stretch), karena stretch kan baru dikenal dari sekarang,” ujar Adhita Idris, Country Marketing Head Levi Strauss Indonesia, dalam konferensi pers peluncuran Orange Tab di Jakarta, Selasa (14/3/2017).

Dia melanjutkan, pada zaman dulu, tidak ada model celana jeans yang terlalu ketat. Kini, banyak sekali jeans yang ketat, tetapi memiliki bahan yang stretch.

“Stretch itu membuat bentuknya jadi lebih ramping. Karena dia bisa kelihatan ramping, tetapi tidak mempengaruhi gerakan. Kalau tidak ada stretch kan geraknya jadi susah,” kata Adhita.

Jadi, jangan merambah lemari kakek atau nenek Anda untuk tampil vintage.

Editor: Muhamad Edward
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help