TribunSumsel/

Berangkat Malam, Sampai Subuh dan Berapa Kali Tersasar, Yamadi Semangat Ikut Seleksi SFC U21

Yamadi tampak bersemangat melahap semua materi seleksi guna memenuhi cita-citanya menjadi pesepakbola profesional.

Berangkat Malam, Sampai Subuh dan Berapa Kali Tersasar, Yamadi Semangat Ikut Seleksi SFC U21
tribunsumsel.com/Haryanto
Seleksi Sriwijaya FC U21, Kamis (16/3/2017) pagi di stadion Bumi Sriwijaya Kampus Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kisah mengharukan banyak terlihat saat proses seleksi Sriwijaya FC U21, Kamis (16/3) pagi di stadion Bumi Sriwijaya Kampus Palembang.

Ratusan peserta tampak serius mengikuti tahapan seleksi demi mewujudkan mimpi menjadi pesepakbola profesional dan membela nama klub kebanggaan masyarakat Sumsel ini.

Seperti kisah Yamadi (20), pemuda asal Belitang Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) yang harus menempuh 9 jam perjalanan darat untuk hadir di proses seleksi kali ini.

Dengan diantar keluarga besarnya, Yamadi tampak bersemangat melahap semua materi seleksi guna memenuhi cita-citanya menjadi pesepakbola profesional.

“Kisah Ichsan Kurniawan pemain SFC yang juga berasal dari OKU Timur juga menjadi inspirasi. Namun desa kami berbeda, kalau dia di Gumawang sementara saya di Taman Mulyo Belitang,” ungkapnya saat ditemui di sela-sela proses seleksi. Untuk bisa hadir di proses seleksi kali ini, Yamadi pun menyebut sangat dibantu oleh kedua orang tuanya yang juga turut mengantarnya langsung ke Palembang.

Diantar kedua orang tuanya yang merupakan seorang warga transmigrasi, Yamadi asal Belitang mengikuti seleksi SFC U21
Diantar kedua orang tuanya yang merupakan seorang warga transmigrasi, Yamadi asal Belitang mengikuti seleksi SFC U21 (tribunsumsel.com/Haryanto)

Yamadi yang sekarang sudah tamat dari sekolah ini menyebut bahwa dirinya sudah bertekad untuk berjuang hingga penghabisan.

“Saya sudah berlatih selama 4 tahun di klub lokal Belitang, Harjo Mulyo FC. Motivasi saya tentu ingin membahagiakan kedua orang tua jika nanti terpilih, jika pun gagal mereka pasti sudah melihat bagaimana saya sudah berusaha keras,” tegasnya.

Sementara itu, kedua orang tua Yamadi yakni Kardi dan Sudarti menyebut bahwa keinginan anaknya tersebut memang sangat kuat untuk ikut seleksi SFC U21.

“Sebagai orang tua tentu kami hanya membantu, kemarin kami urunan sama keluarga yang lain dan menyewa mobil untuk berangkat ke Palembang,” jelas sang ayah.

Berangkat dari Belitang pukul 8 malam, rombongan baru tiba di Palembang pukul 5 subuh setelah sempat tersasar beberapa kali.

“Tadi malah kami menunggu di stadion Jakabaring terlebih dulu, karena memang jarang ke Palembang selama ini. Tekad anak sangat kuat sehingga kami merasa wajib mewujudkan mimpinya tersebut,” tambahnya.

 

Penulis: Haryanto
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help