Pemkot Tunggu Investor Bangun Insinerator, Ubah Sampah Jadi Listrik

Nantinya, sampah-sampah tersebut akan dibakar sampai benar-benar habis, dan akan menghasilkan energi listrik.

Pemkot Tunggu Investor Bangun Insinerator, Ubah Sampah Jadi Listrik
tribunsumsel.com/Slamet Teguh Rahayu
Walikota Palembang, Harnojoyo saat mengunjungi stand hasil karya dari bank sampah di kota Palembang 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Harnojoyo selaku walikota Palembang sangat mengucapkan terima kasih, karena telah dipercayanya kota Palembang sebagai tuan rumah rapat koordinasi nasional (Rakornas) pengelolaan sampah dan rapat kerja (Raker) pengelolaan sampah, limbah, serta bahan berbahaya, dan beracun (B3), Rabu (15/3/2017).

Menurut Harnojoyo, selama ini kota Palembang sudah sangat serius untuk membereskan masalah sampah ini.

Usaha yang dilakukan mulai dari bergotong royong serta merubah perilaku masyarakat yang selama ini masih membung sampah sembarangan.

Dengan adanya program gotong royong ini, Harnojoyo berharap agar tidak hanya di lakukan di kota Palembang, melainkan juga seluruh daerah di Indonesia.

"Kita tadi sudah saksikan cuplikan, bagaimana penanganan kota Palembang, dalam mengatasi masalah sampah ini. Namun yang pasti, kita ingin masyarakat kita berdisiplin, agar mereka merubah perilaku untuk tidak membuang sampah sembarangan," ujar disela-sela acara yang digelar di Ballroom Hotel Aryaduta.

Terkait masalah pengelolaan sampah yang menjadi tujuan utama Rakornas ini.

Menurut Harnojoyo, kota Palembang saat ini telah memiliki 47 bank sampah, baik yang dikelola langsung oleh masyarakat maupun pihak swasta.

"Kita sudah kembangkan ini, dan sudah jalan," katanya.

Harnojoyo pun menerangkan, dengan adanya beberapa sampah yang tidak bisa diolah, rencananya kota Palembang akan membangun insinerator.

Nantinya, sampah-sampah tersebut akan dibakar sampai benar-benar habis, dan akan menghasilkan energi listrik.

"Kita sudah pernah jalankan pembangkit listrik tenaga sampah, namun hasilnya kurang, masih ada beberapa sampah yang tidak bisa diolah. Nah kalau insinerator ini, sampah akan dibakar sampai habis," terangnya.

Harnojoyo pun sedikit menerangkan, dengan dibangunnya insinerator nantinya, untuk 100 ton sampah akan menghasilkan 2 megawatt (MW).

Dengan asumsi, sampah di kota Palembang bisa mencapai 1.000 ton perhari, maka akan ada 20 MW listrik yang dihasilkan, dan sampahnya akan benar-benar habis.

"Tapi untuk merealisasi hal tersebut, hingga sekarang kita masih menunggu investor, dan mengkaji lagi hal ini," tegasnya

Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help