Listrik Kurang Daya, Anggota Dewan Ngantor Sambil Buka Baju dan Kipas-Kipasan

Bahkan semua peralatan yang berhubungan dengan listrik yang ada di kantor DPRD tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal.‎

Listrik Kurang Daya, Anggota Dewan Ngantor Sambil Buka Baju dan Kipas-Kipasan
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Sejumlah Anggota DPRD Mura Saat Berada Di Kantor DPRD Baru Kawasan Agropolitan Center, Kecamatan‎ Muara Beliti. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS -- Setelah ditempati gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang terletak di kawasan perkantoran Agropolitan Center (AC) Muara Beliti, rupanya masih menyisakan banyak kekurangan.

Salah satunya yakni permasalahan daya listrik yang kurang, sehingga menyebabkan aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Mura terganggu.

Hal itu dibenarkan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Mura Effendi Wandari saat dibincangi Tribunsumsel.Com menerangkan, akibat daya listrik kurang kinerja anggota dewan Mura saat ini tidak bisa maksimal.

Bahkan semua peralatan yang berhubungan dengan listrik yang ada di kantor DPRD tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal.‎

"Semua ruangan menggunakan AC, tapi sayang saat ini hanya pajangan, jika AC dihidupkan listrik langsung turun, parahnya jika siang hari cuaca panas, tak jarang rekan-rekan sesama dewan saat berada di kantor buka pakaian sambil berkipas," ungkapnya, Selasa (14/3)

Selain itu ungkap dewan asal fraksi Nasdem ini, semua peralatan lain seperti komputer juga belum bisa dimanfaatkan, bahkan apabila peralatan itu dihidupkan listrik kantor DPRD baru tersebut langsung down.

"Kalian lihat sendirilah, hampir setiap ruangan gelap-gelapan, bagaimana kita mau rapat dan bekerja, jika semua serba tidak bisa,Harusnya sebelum pindah dahulu listrik itu salah satu prioritas utama, karena hampir semua pekerjaan di era moderen saat ini selalu berhubungan dengan listrik," ucapnya

Bahkan imbasnya saat ini sejumlah anggota dewan mulai merasa tidak nyaman, dan malas untuk datang ke kantor, dengan dalih percuma datang ke kantor jika tidak bisa bekerja.

"Minimal untuk kantor sebesar itu, dibutuhkan satu trafo khusus, supaya saat sedang rapat atau sedang membutuhkan daya listrik tinggi, listrik tidak down," ujarnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help