TribunSumsel/

CITIZEN REPORTER

Komunitas Pelestari Ayam Hutan dan Keturunan (KOMPAK) Sriwijaya Palembang Gelar Kopdar

Sehingga bisa jadi ayam hias rumahan yang bisa dinikmati keelokan serta suara kokoknya yang bikin orang mendengarnya seperti berada di hutan.

Komunitas Pelestari Ayam Hutan dan Keturunan (KOMPAK) Sriwijaya Palembang Gelar Kopdar
ISTIMEWA
Komunitas Pelestari Ayam Hutan dan Keturunan (Kompak) Sriwijaya Palembang menggelar kopi darat (kopdar) bersama anggotanya di rumah Anton, Jalan Payo Durian, Kenten Sako, Minggu (12/3/2017). 

PALEMBANG - Komunitas Pelestari Ayam Hutan dan Keturunan (Kompak) Sriwijaya Palembang menggelar kopi darat (kopdar) bersama anggotanya di rumah Anton, Jalan Payo Durian, Kenten Sako, Minggu (12/3/2017).

Awal terbentuknya komunitas ini dari grup di Facebook yang dinamai Group Ayam Hutan Sriwijaya Palembang (Gaspal), tahun 2015.

Seiring waktu hingga tahun 2017, Gaspal direvisi menjadi sebuah komunitas, yaitu Komunitas Pelestari Ayam Hutan dan Keturunan (Kompak) Sriwijaya Palembang.

Nama Kompak Sriwijaya Palembang diresmikan pada tanggal 12 Maret 2017 yang diketuai oleh Alhidir dan sudah memiliki anggota sebanyak 1000 orang.  Baik itu  di Palembang, Jambi, Bengkulu, Linggau dan Lahat.

Komunitas Pelestari Ayam Hutan dan Keturunan (Kompak) Sriwijaya Palembang menggelar kopi darat (kopdar) bersama anggotanya di rumah Anton, Jalan Payo Durian, Kenten Sako, Minggu (12/3/2017).
Komunitas Pelestari Ayam Hutan dan Keturunan (Kompak) Sriwijaya Palembang menggelar kopi darat (kopdar) bersama anggotanya di rumah Anton, Jalan Payo Durian, Kenten Sako, Minggu (12/3/2017). (ISTIMEWA)

Alhidir mengatakan, tujuan dari bentuknyo komunitas ini adalah untuk melestarikan Ayam Hutan Merah Sumatera (AHMS) agar tidak punah di habitat aslinya.

"Adapun selain AHMS, kami juga melestarikan keturunan-keturunannya. Sehingga bisa jadi ayam hias rumahan yang bisa dinikmati keelokan serta suara kokoknya yang bikin orang mendengarnya seperti berada di hutan," jelasnya.

Menurut Alhidir, kedepannya akan diadakan kontes yang tujuannya menarik minat masyarakat agar lebih dekat dan mengenal apa itu ayam hutan merah sumatera dan keturunannya, baik yang disebut jurai dan cucu (brugo)

"Sekalian mengenalkan hewan asli daerah Sumatera, khususnya ke masyarakatdan  tak menutup kemungkinan bakal dikenal nasional dan orang dari negara lain," jelasnya.

Susunan Pengurus Komunitas Pelestari Ayam Hutan dan Keturunan (Kompak) Sriwijaya Palembang

Ketua : Alhidir
Wakil Ketua : Kartono
Sekretaris : Yovi Bharata
Wakil Sekretaris : Rendi
Bendahara : Rasidi
Humas : Ahmad Alala
Bidang organisasi & lomba : Agung
Tim Keamanan : Jasmin Ishak & Dedy Herianto

Sekretariat:  Jl Mayor Zurbi Bustan RT 27 RW 06, Kelurahan Sukajaya (rumah Yopi Jurai)

Editor: Yohanes Iswahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help