TribunSumsel/

Rekrut Bacaleg, NasDem Pastikan Tanpa Mahar

Sejak awal bulan Februari lalu, Partai NasDem sudah mulai membuka penjaringan atau perekrutan bakal

Rekrut Bacaleg, NasDem Pastikan Tanpa Mahar
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Dari kiri: Sekretaris DPW Nasdem Sumsel Hamzah Syahban, ketua DPW Syahrial Oesman, Ketua Bapillu Didi Apriadi, dan Sekretaris Bappilu Ucok 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Arif Basuki Rohekan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG--Sejak awal bulan Februari lalu, Partai NasDem sudah mulai membuka penjaringan atau perekrutan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg), untuk pemilu legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Dimana nantinya, para balon Wakil rakyat baik tingkat DPR, DPRD Provinsi, maupun Kabupaten/ Kota itu direkrut baik dari internal maupun ekternal oleh NasDem, tanpa adanya mahar yang diberikan.

Hal ini disampaikan ketua DPW NasDem Sumsel Syahrial Oesman, terkait jadwal tahapan bacaleg yang telah dimulai saat ini, dan mendapat respom cukup antusias dari masyarakat luas, di DPW NasDem Sumsel, Selasa (7/3/2017).

"Kami mencoba merekrut putra putri terbaik, ibarat partai NasDem memanggil bagi mereka untuk jadi anggota dewan. Antusias masyarakat yang akan ikut juga cukuo tinggi sekali, sebab dalam prosesnya tidak ada mahar- maharan. Kalau ada lapor kesaya, maka akan saya pecat mereka yang terlibat, karena itu sudah instruksi pusat," katanya.

Menurut mantan Gubernur Sumsel periode 2003-2008 ini, dalam penjaringan bacaleg NasDem ini, memang ada beberapa syarat tertentu yang harus dipenuhi para bacaleg nanti, diantaranya harus bebas narkoba dengan surat keterangan kesehatan dan menjadi kader partai.

"Setelah mereka mendaftar, maka harus melakukan sosialisasi untuk meningkatkan elektabilitas di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing sebelum survey yang dilakukan pusat. Nantinya, siapa saja nama yang diusulkan, merupakan putuskan partai, dan tentunya kader yang sudah duduk sebagai anggota dewan juga, belum tentu masuk dalam DCT (Daftar Calon Tetap) jika dianggap kurang layak," tandasnya.

Ditambahkan Syahrial, seleksi bacaleg ini sudah berlaku dari dulu, dan memang partainya lebih cepat dibanding partai lainnya, agar selektif dan kompetitif memiliki peluang yang besar terpilih.

"Mereka yang mendaftar Bacaleg juga, tidak menutup kemungkinan juga bisa diusulkan untuk calon kepala daerah, jika dimungkinkan," tandasnya.

Ketua Bappilu DPW Nasdem Sumsel Didi Apriadi melanjutkan jika pihaknya telah menginstruksikan pengurus DPD tingkat Kabupaten/ Kota, untuk melakukan sosialisasi program bacaleg tersebut ke masyarakat luas.

"Memang ada anggapan proses ini terlampau cepat, tapi kita punya rangkaian dan mekanisme sendiri, untuk mendata calon potensial baik kader maupun eksternal yang memiliki visi sama dengan partai," jelasnya.

Didi menerangkan, tahapan program Bacaleg ini untuk pendaftaran hingga 31 Maret 2017, pemberkasan 3-6 April, dari DPW ke DPP 21-24 April, seleksi dan penetapan 24-30 April, pengumuman terdaftar sebagai Bacaleg 1 Mei, masa kerja Bacaleg 2 Mei- 31 Desember, riset/survey Januari 2018, penentuan Caleg Februari 2018, penetapan DCS dan penyerahan ke KPU dan KPUD.

"Kita menghimbau ke masyarakat, jika berminat dapat mengambil formulir ke Sektetariat partai NasDem," pungkas Didi.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help