Tipu Warga, Anggota Reskrim Gadungan Diringkus Polisi

Aldino mengatakan, dalam melakukan aksi itu dirinya bersama pelaku lain inisial AN yang merupakan pegawai eksternal leasing mobil.

Tipu Warga, Anggota Reskrim Gadungan Diringkus Polisi
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Aldino Louis ketika diamankan jajaran Satreskrim Polsek Prabumulih Timur, Jumat (3/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Akibat ulahnya yang berpura-pura menjadi anggota Buru Sergap (Buser) Reskrim Polres Prabumulih untuk melakukan sejumlah penipuan, Aldino Louis (28) warga Perumnas Prabu Indah atau Prumnas I Kelurahan Gunung Ibul diringkus jajaran Satreskrim Polsek Prabumulih Timur.

Pengangguran beranak satu itu diringkus ketika berada di kediaman mertuanya di Jalan Pelangi RT 02 RW 06 Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih, pada Kamis (2/3/2017) sekitar pukul 16.30.

Selanjutnya guna kepentingan lebih lanjut, mantan pegawai leasing mobil tersebut diamankan di Mapolsek prbau Timur.

Diringkusnya Aldino bermula dari laporan Safarudin bin Rifai (43) yang warga Desa Pengabuan Timur Kecamatan Abab Kabupaten PALI ke SPK Polsek Prabumulih Timur. Dalam laporannya dengan nomor LP/B/20/II/2017/Res PBM/Sek PBM Timur, Safarudin mengaku menjadi korban penipuan polisi gadungan Polres Prabumulih yang mengaku bernama Aldino Louis dan mengalami kerugian mencapai Rp 14,5 juta.

Dalam aksi penipuannya, Aldino Louis mengaku anggota Polres dan bisa mengurus mengeluarkan mobil korban yang ditarik oleh leasing kredit mobil, namun setelah menyetor uang mobil korban tak kunjung kembali dan pelaku malah kabur.

Petugas Satreskrim Polsek Prabumulih Timur yang mendapat laporan itu langsung memburu pelaku, namun beberapa kali dilakukan penggerbekan Aldino Louis berhasil kabur.

Hingga pada Kamis (2/3/2017) petugas mendapati informasi pelaku pulang ke rumah mertunya di Jalan Pelangi Kelurahan Wonosari Prabumulih.

Tanpa membuang waktu petugas yang mendapat informasi langsung melakukan penggerbekan di rumah mertua pelaku dan berhasil meringkus pria bertubuh tegap tersebut.

Dihadapan petugas, Aldino mengakui perbuatannya melakukan penipuan dengan berpura-pura menjadi anggota polisi.

"Safar itu datang ke rumah mertua saya minta bantuan urus mobil yang ditarik leasing, saat itu dia nanya ke mertua apa kerja saya dan mertua bilang anggora Reskrim Polres Prabumulih. Karena sudah disebut seperti itu lalu saat bertemu dia (korban-red) saya mengaku polisi, awalnya saya minta uang Rp 7,5 juta," ungkapnya dihadapan polisi, Jumat (3/3/2017).

Aldino mengatakan, dalam melakukan aksi itu dirinya bersama pelaku lain inisial AN yang merupakan pegawai eksternal leasing mobil.

"Setelah minta Rp 7,5 juta, AN minta terus duit hingga total diberikan Safar Rp 14,5 juta. Saya dapat bagian Rp 3,2 juta, sisanya AN. Kami bahkan pernah minta kirim Rp 1,2 juta untuk biaya nangkap kolektor yang narik mobil," katanya seraya mengatakan AN tidak diketahui warga asli mana dan tingggal dimana.

Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hendra Gunawan melalui Kanit Reskrim, Aiptu Rikiyanto Atmaja mengatakan, pelaku dalam menjalankan aksinya mengaku anggota Buser Polres Prabumulih.

"Pelaku Aldino telah kami amankan dan terus kami lakukan pemeriksaan, pelaku akan kami jerat pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang penipuan atau penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," tegasnya.

Penulis: Edison
Editor: Yohanes Iswahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help