Tidak Niat Ikut Laga Piala Presiden, Nasrun Tidak Ampil Pusing Tanggapi Kekalahan SFC

Menurutnya, sejak awal memang SFC tak berniat mengikuti Piala Presiden namun karena adanya sanksi, akhirnya SFC turut serta.

Tidak Niat Ikut Laga Piala Presiden, Nasrun Tidak Ampil Pusing Tanggapi Kekalahan SFC
TRIBUN SUMSEL.COM/HARYANTO
Bayu Gatra (tengah), pemain baru Sriwijaya FC saat foto bersama dengan Manager SFC, Nasrun Umar (kiri) dan Assisten Manajer SFC, Muchendi Mahzareki (kanan) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tersingkir di Piala Presiden rupanya tak menjadi hal yang begitu difikirkan oleh Manajemen Laskar Wong Kito.

Bahkan kalah tipis dari Arema FC ditanggapi Manajer Sriwiijaya ,Nasru, Umar, dengan santai.

Menurutnya, sejak awal memang SFC tak berniat mengikuti Piala Presiden namun karena adanya sanksi, akhirnya SFC turut serta.

"Kalah di Piala Presiden emang gue fikirin. Jadi istilahnya, saya gak ambil pusing. Sejak awal toh kita memang gak mau ikut, cuma karena ada sanksi jadi ikut," ucapnya, Kamis (2/3/2017).

Nasrun berkata, SFC memang diminta bermain optimal tapi harus cerdas.

Karena tim lebih di fokuskan agar berjaya di Liga 1.

Terlebih lagi beragam faktor non teknis membuat Nasrun meradang.

"Memang SFC kalau dari hasil kita kalah. Tapi kalau saya bilang kita yang menang bukan Arema FC," tegasnya.

Dilanjutkan, secara kualitas SFC telah bangkit.

Hanya memang ada beberapa persoalan yang harus dicermati khususnya adaptasi pemain anyar.

Nah itulah alasan Laskar Wong Kito disebut Nasrun sebagai tolak ukur dia mau bermain di Piala Presiden.

"Lebih baik fokus persiapan dan berlaga dimana saja bisa. Tapi karena diwajibkan kita terpaksa ikut. Artinya lolos atau tidak SFC di Piala Presiden bukan ukuran bagi kami manajemen. Liga 1 adalah target utama," pungkasnya.

Editor: Hartati
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help