Menjaga Etika, Manajemen Sriwijaya FC Pertimbangkan Niat Rekrut Maitimo  

Saya minta kepada Maitimo untuk duduk bersama membahas persoalan ini, karena dia sudah melakukan teken kontrak dengan kami.

Menjaga Etika, Manajemen Sriwijaya FC Pertimbangkan Niat Rekrut Maitimo   
TRIBUNSUMSEL.COM/HARYANTO
Pemain Sriwijaya FC, Raphael Maitimo saat dirawat di RS Bhayangkara Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dengan alasan menjaga etika, manajemen Sriwijaya FC mempertimbangkan kembali rencana untuk menggaet Raphael Maitimo.

Pasalnya, status pemain naturalisasi ini masih membingungkan dan manajemen Laskar Wong Kito tidak akan gegabah dalam mengambil sikap.

Apalagi usai kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 lalu, manajemen SFC menegaskan sangat menghormati kontrak yang berlaku antara pemain dengan klub tempat pesepakbola bermain.

Saat itu, dengan alasan tersebut SFC memang menjadi klub yang tidak banyak mengeluarkan sikap resmi terkait pemain yang dilepas atau direkrut di bursa transfer.

“Kami mendengar bahwa Maitimo sudah menandatangi kontrak dengan PSM, tentu hal ini harus dihormati. Meski memiliki skill yang baik, tentu SFC tidak akan mungkin merekrut pemain yang masih memiliki ikatan kerjasama dengan klub asalnya. Pasti kami akan pelajari kembali mengenai hal ini,” ungkap sekretaris tim SFC, Ahmad Haris saat dihubungi Jumat (4/3/2017) sore.

Dalam kesempatan tersebut, Haris sendiri menegaskan bahwa usai turnamen Piala Presiden 2017 ini pihaknya belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait status pemain yang ada.

“Yang pasti Senin (6/3/2017) seluruh pemain akan kembali berlatih di Palembang, soal nama Maitimo sendiri memang masuk dalam radar tetapi baru sebatas ketertarikan, karena di musim lalu permainannya cukup baik dan pelatih memang membutuhkan pemain yang bisa meningkatkan kualitas tim,” tambahnya.

Pihaknya juga menegaskan belum memiliki rencana untuk meminjamkan pemain ke klub lain. Sebelumnya, karena menit bermain yang cukup minim, sejumlah penggawa SFC seperti Rizky Dwi Ramadhana atau Hapit Ibrahim disebut akan dipinjamkan ke klub lain.

“Belum ada pemikiran seperti itu, namun memang ada pemain kita yang memang diinginkan oleh klub lain agar dapat dipinjamkan. Tetapi manajer sudah menyatakan bahwa belum ada pemain yang akan dipinjamkan saat ini,” pungkasnya.

Sementara itu, jajaran manajemen PT Persaudaraan Sepakbola Makassar, pengelola PSM, mempertanyakan sikap Raphael Maitimo yang belum juga ikut bergabung dalam pemusatan latihan tim Juku Eja di Bali.

CEO PSM Munafri Arifuddin pun membantah kalau pihaknya belum membayar uang muka untuk Maitimo, yang disebut-sebut sebagai salah satu alasan pemain naturalisasi itu mangkir dari latihan.

"Saya minta kepada Maitimo untuk duduk bersama membahas persoalan ini, karena dia sudah melakukan teken kontrak dengan kami," kata pria yang akrab disapa Appi itu.

"Saya ingin katakan, kami dari manajemen menyerahkan sepenuhnya kepada dia. Kalau memang tidak mau di PSM, kami dari manajemen tidak permasalahkan. Akan tetapi kalau masih mau maka mari kita bicarakan," tegasnya.

Selain itu, Appi juga menjelaskan berbagai kemungkinan yang akan diterima Maitimo, jika dia masih terus mangkir dari latihan.

"Bisa saja kena sanksi kalau dia masih mangkir latihan, karena kami sudah teken kontrak bersama dia," jelasnya. (Haryanto)

Editor: Yohanes Iswahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help