Kuota Haji Kabupaten OKU Timur Tahun 2017 Bertambah Dua Kali Lipat

Tahun 2016 lalu jumlah jemaah yang diberangkatkan sebanyak 370 jemaah. Untuk tahun 2017 jumlah jemaah mengalami penambahan menjadi 808 orang.

Kuota Haji Kabupaten OKU Timur Tahun 2017 Bertambah Dua Kali Lipat
AP PHOTO / MOSAAB ELSHAMY
Ribuan tenda untuk menampung umat Islam yang tengah melangsungkan ibadah haji di Mina, di luar kota Mekah, Saudi Arabia, 19 September 2015. Sekitar 3 juta umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Mekah untuk melangsungkan ibadah Haji 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA  – Jumlah kuota haji untuk Kabupaten OKU Timur tahun 2017 mengalami penambahan sebanyak dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.  Jika pada tahun 2016 jumlah kuota jemaah haji OKU Timur sebanyak 370 jamaah, maka tahun 2017 mengalami penambahan menjadi 808 jamaah.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakemenag) OKU Timur M Ali melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh, Budiman Selasa (28/2/2017) mengatakan, penambahan jumlah kuota haji untuk Provinsi Sumatera Selatan sesuai dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) NO. 75 2017 berjumlah 6.988 jamaah yang meningkat dari tahun sebelumnya. Penambahan tersebut tentu saja berimbas pada penambahan kuota jemaah OKU Timur menjadi 808 jamaah.

“Tahun 2016 lalu jumlah jemaah yang diberangkatkan sebanyak 370 jemaah. Untuk tahun 2017 jumlah jemaah mengalami penambahan menjadi 808 orang. Jadi hingga daftar tunggu  atau nomor porsi 600082347 dipastikan akan berangkat pada tahun 2017,” katanya.

Untuk itu pihaknya meminta kepada jemaah yang akan berangkat agar segera mempersiapkan diri mulai dari pengurusan paspor hingga pengecekan kesehatan di Puskesmas terdekat tempat masing-masing jamaah berdomisili.

“Saat ini jumlah Jemaah yang sudah melakukan pengurusan paspor di kantor imigrasi sekitar 700 orang yang sudah melakukan pemotretan di kantor Imigrasi. Jemaah yang belum silakan melakukan pengurusan sehingga nanti ketika akan berangkat tidak ada yang perlu persiapkan lagi,” katanya.

Ali juga mengatakan, jemaah yang belum memahami mekanisme pembuatan atau hal-hal yang berkaitan dengan haji bisa menghubungi Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh agar bisa diberi penjelasan sehingga tidak ada kekeliruan.

“Untuk memperiapkan jemaah, digelar juga manasik haji bagi jemaah yang tidak tergabung dalam KBIH setiap hari Rabu dengan tutor diambil dari pejebat Kemenag dan penyuluh agama Islam,” katanya.

Sementara untuk Kelompok Terbang (Kloter) kata dia, hingga saat ini belum bisa diketahui secara pasti karena masih menunggu. Demikian juga untuk jumah besaran ONH yang belum bisa ditetapkan karena masih menunggu ketetapan dari pemerintah. (Evan Hendra).

Editor: Yohanes Iswahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved