BlackBerry Tipe Ini Bakal Dijual Khusus di Indonesia?

Setelah BlackBerry KEYone, kini muncul bocoran foto perangkat BlackBerry dengan punggung berwarna perak

BlackBerry Tipe Ini Bakal Dijual Khusus di Indonesia?
ist
BlackBerry Priv yang didemokan oleh CEO BlackBerry John Chen. 

TRIBUNSUMSEL.COM-Setelah BlackBerry KEYone, kini muncul bocoran foto perangkat BlackBerry dengan punggung berwarna perak. Perangkat ini disinyalir adalah perangkat BlackBerry buatan BB Merah Putih yang bakal dijual khusus untuk pasar Indonesia.

Foto-foto itu memperlihatkan bahwa smartphone berkode nama "BBC100-1" tersebut memiliki faktor bentuk full-touchscreen, tanpa keyboard fisik yang menjadi ciri khas BlackBerry. Bagian punggungnya tampak berwarna perak dengan tekstur yang mengelilingi logo BlackBerry.

BBC100-1 diduga mengusung spesifikasi kelas entry-level (menengah ke bawah), dengan memiliki bentang layar 5,5 inci dan resolusi HD (1.280 x 720 piksel).

Spesifikasinya mencakup prosesor Snapdragon 425 1,4 GHz, RAM 4 GB, serta media penyimpanan internal berkapasitas 32 GB. Ada juga dukungan slot dual-SIM dan baterai kapasitas 3.000 mAh.

CrackBerryBocoran foto yang diduga memperlihatkan bagian depan dan belakang dari perangkat BlackBerry BBC100-1.
 

Sebelummnya, pada akhir Januari lalu, BBC100-1 sempat muncul di laman sertifikasi Balai Uji Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Seperti dirangkum KompasTekno dari CrackBerry, Rabu (1/3/2017), agaknya tinggal menunggu waktu saja sebelum perangkat perdana dari PT BB Merah Putih ini diluncurkan secara resmi di pasaran Tanah Air.

PT BB Merah Putih sendiri merupakan pemegang lisensi BlackBerry yang memiliki hak untuk memproduksi dan merilis smartphone bermerek BlackBerry di Indonesia.

Di luar wilayah Indonesia, lisensi BlackBerry untuk pemasaran global dipegang oleh TCL Corp yang berbasis di China. BlackBerry mulai menerapkan strategi outsourcing dan lisensi untuk produksi perangkatnya pada tahun lalu.

Editor: Muhamad Edward
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved