Pinjam Handphone untuk Telepon Keluarga, Malah Dibawa Kabur

Tiga pemuda menggelapkan handphone dengan modus meminjam untuk urusan penting menelpon keluarga, namun pada akhirnya handphone diduga dibawa kabur.

Pinjam Handphone untuk Telepon Keluarga, Malah Dibawa Kabur
Xiaomi
Xiaomi Redmi 3 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Tindak pidana penggelapan kembali terjadi di kota Prabumulih. Kali ini Maksudi (47) warga Jalan Kolonel Dani Efendi Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih, terpaksa melaporkan tiga pemuda yakni inisial FJ, HR dan NV ke SPKT Polres Prabumulih lantaran menggelapkan handphone anaknya Mawardi Saputra (13).

Tiga pemuda tersebut menggelapkan handphone dengan modus meminjam untuk urusan penting menelpon keluarga, namun pada akhirnya handphone diduga dibawa kabur.

Peristiwa itu sendiri dilaporkan Maksudi ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu Mapolres Prabumulih, pada Senin (31/1/2017) sekitar pukul 20.30.

Dalam laporannya yang bernomor LP/B/30/I/2017/Sumsel/Polres Prabumulih tersebut, Maksudi menerangkan, kejadian yang dialami putranya itu terjadi bermula di kawasan Jalan Anak Petai Kelurahan Anak Petai Kecamatan Prabumulih Utara, sekitar pukul 15.30.

Ketiga terlapor tak lain FJ, HR dan NV saat itu menemui Mawardi yang saat itu berada tak jauh dari rumahnya dengan maksud untuk meminjam handphone korban dengan alasan untuk menghubungi keluarga.

Lalu karena kenal, korban kemudian meminjamkan satu unit handphone android merk Xiaomi Red Mi One warna putih miliknya. Namun setelah mendapat handphone, ketiganya kemudian diduga beralasan untuk mengisikan pulsa ke sebuah counter yang ada disekitar.

Naasnya, korban yang telah menunggu cukup lama tidak mendapati ketiga pelaku muncul atau kembali. Begitupun ketika nomor handphone yang dibawa tiga pelaku dihubungi sudah dalam keadaan tidak aktif lagi.

Merasa kesal dengan hal itu, korban Mawardi kemudian memberitahu ayahnya Maksudi yang selanjutnya melaporkan ketiga pelaku ke Mapolres Prabumulih.

"Mereka (tiga terlapor-red) meminjam handphone anak saya dengan alasan untuk menghubungi keluarga penting, tapi sampai saat ini handphone anak saya tidak dikembalikan dan ketiganya tidak diketahui. Keberdaannya, makanya saya melapor," ujar Marksudi yang merupakan mantan ajudan Walikota Prabumulih itu di hadapan petugas kepolisian saat melapor di Mapolres Prabumulih.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Reskrim, AKP Rendra Aditya Dhani SH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut diterima pihaknya dan tengah ditangani oleh petugas penyidik reskrim. "Laporan korban telah kami terima, kasus ini akan kami tindaklanjuti dan para pelaku akan kami kejar," tegasnya.

Penulis: Edison
Editor: Yohanes Iswahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved