Jumlah Penduduk Miskin Prabumulih Berkurang 4307 KK

Jumlah tersebut sesuai dengan data jumlah masyarakat miskin yang mendapat bantuan program keluarga harapan (PKH) pada 2016.

Jumlah Penduduk Miskin Prabumulih Berkurang 4307 KK
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Kepala Bidang (Kabid) Bantuan Sosial dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Drs A Heryanto MM ketika diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (13/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Banyaknya program pengentasan kemiskinan diterapkan Pemerintah kota Prabumulih selama beberapa tahun terakhir, ternyata efektif menurunkan jumlah warga miskin di Bumi Seinggok Sepemunyian.

Bahkan berdasarkan data dari Dinas Sosial Pemerintah kota Prabumulih, dari jumlah data warga miskin di Prabumulih pada 2015 sebanyak 8805 kepala keluarga mengalami penurunan menjadi hanya sebanyak 4498 kk.

Jumlah tersebut sesuai dengan data jumlah masyarakat miskin yang mendapat bantuan program keluarga harapan (PKH) pada 2016.

"Berdasarkan data 2015 warga miskin sebanyak 8805 kk, saat ini menurun hanya 4498 kk sesuai dengan data warga miskin mendapat bantuan pemerintah pusat berupa program keluarga harapan, jadi ada penurunan jumlah hampir 4 ribu penduduk miskin," ungkap Plt Kepala Dinas Sosial Pemkot Prabumulih, H Yacob BN melalui Kepala Bidang (Kabid) Bantuan Sosial dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Drs A Heryanto MM ketika diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (13/1/2017).

Menurut Heryanto, penurunan jumlah penduduk miskin itu sesuai hasil pengawasan dan pendataan dilakukan 20 orang anggota tim dinsos terhadap masyarakat kota Prabumulih.

"Jadi tim kami terus melakukan pendataan, jika kira-kira sudah tidak sesuai dengan ketentuan syarat keluarga miskin dari kementerian maka akan kami coret dari daftar penerima," katanya seraya mengatakan verifikasi oleh petugas pendamping dilakukan tiap tiga bulan sekali.

Heryanto menuturkan, kriteria dikatakan miskin yakni harus memenuhi unsur sandang, pangan dan papan, dimana melihat rumah kira-kira layak atau tidak, makan sudah bisa terpenuhi belum standar kasar bisa dipenuhi dengan minimal penghasilan Rp 950 ribu.

"Kalau kebutuhan dasar belum terpenuhi maka masih masuk kategori miskin, namun jika sudah lebih berarti tidak masuk lagi," tuturnya.

Disinggung daerah mana saja yang jumlah penduduk miskinnya tinggi, Heryanto mengatakan, jumlah penduduk miskin terbanyak di Kecamatan Prabumulih Barat dan Prabumulih Timur.

"Prabumulih barat itu di Payuputat dan Kelurahan Gunung Kemala terbanyak, sementara di Kecamatan Prabumulih Timur banyak di Kelurahan Karang Raja sampai 158 kk dan di Kelurahan Gunung Ibul," lanjutnya.

Lebih lanjut Heryanto mengatakan, untuk tahun ini sendiri pemerintah Prabumulih mendapat tambahan kuota penerima PKH, dimana sebelumnya hanya 1780 bertambah 2718 sehingga total 4498 kk.

"Dulu penerima hanya seribuan dan sekarang bertambah 2718 sehingga menjadi 4498, makanya banyak masyarakat menyangka jumlah warga miskin bertambah padahal dari data 2015 sebanyak 8805 telah diverifikasi hanya 4498 kk layak menerima," lanjutnya.

Heryanto menambahkan, untuk besaran bantuan program keluarga harapan pada 2016 mencapai Rp 4 miliar lebih, dana dibagikan kepada penerima dengan cara triwulan.

"Satu kepala keluarga rata-rata kami beri mencapai Rp 3 juta, pembayaran dilakukan tiga bulan sekali melalui kantor pos," tambahnya.

Penulis: Edison
Editor: Yohanes Iswahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help