Kosmetik dan Obat-Obatan Ilegal Senilai Rp 200 Juta Diamankan Polresta Palembang

Wahyu menjelaskan, tersangka menjual barang tersebut secara online kepada pelanggannya dan dirinya pun memesan via online dari agen.

Kosmetik dan Obat-Obatan Ilegal Senilai Rp 200 Juta Diamankan Polresta Palembang
TRIBUNSUMSEL.COM/SRI HIDAYATUN
Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Palembang kembali berhasil mengamankan ribuan kosmetik dan obat-obatan ilegal dari berbagai jenis dan merek. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Palembang kembali berhasil mengamankan ribuan kosmetik dan obat-obatan ilegal dari berbagai jenis dan merek.

Dari pantauan Tribunsumsel.com, ribuan kosmetik dan obat-obatan yang banyak dijual dipasaran ini pun berhasil digagalkan beredar di kota Palembang. Bahkan kosmetik ini pun merupakan kosmetik merek terkenal yang banyak beredar dipasaran.

Selain mengamankan ribuan barang tersebut, pihak kepolisian pun mengamankan tersangka yakni seorang ibu rumah tangga berinisial NN (29) yang diduga menjual barang ilegal tersebut.

Penangkapan ini pun dilakukan berdasarkan laporan warga atau masyarakat sekitar sehingga anggota Satres Narkoba pun melakukan penyelidikan.

Hingga akhirnya saat anggota melakukan pengeledahan di kawasan Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Palembang mendapatkan ribuan kosmetik ilegal dan obat-obatan ilegal.

Berdasarkan pengakuan tersangka, dirinya baru satu tahun menjual kosmetik dan obat-obatan ilegal tersebut secara online. Bahkan untung yang ia dapatkan pun hanya 10 persen dari penjualan tersebut.

"Saya jual online pak, saya sebagai distributor dan jualnya via online namun pelanggan saya bukan Palembang saja namun juga secara nasional," ungkapnya.

"Sangat menyesal Pak, cuma ambil untung 10 persen," ujarnya seraya menunduk dan menutupi wajahnya.

Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono menambahkan tersangka sudah cukup lama telah menjual barang tersebut. Dan berdasarkan informasi warga pihaknya pun melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengeledah rumah tersangka.

Wahyu menjelaskan, tersangka menjual barang tersebut secara online kepada pelanggannya dan dirinya pun memesan via online dari agen.

Halaman
12
Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Yohanes Iswahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help