UMKM Bantu Kerja Bupati Majukan Pali

Kegiatan UMKM merupakan hal positif untuk mendorong masyarakat menciptakan trobosan baru serta membantu kinerja Bupati

UMKM Bantu Kerja Bupati Majukan Pali
Citizen Jurnalism/Bonaventura

TRIBUNSUMSEL, PALI – Kegiatan UMKM merupakan hal positif untuk mendorong masyarakat menciptakan trobosan baru serta membantu kinerja Bupati dan Pemerintah Kabupaten untuk memajukan Pali.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Pali Ferdian Andreas Lacony SKom MM, saat ditemui setelah acara Workshop CSR dan UMKM Pelatihan Meningkatkan Kreatifitas Pengembangan produk lokal yang diadakan oleh Yayasan Maysaroh dan disupport PT Pertamina EP Asset dua Pendopo, Sabtu (7/1/2016).

“ Melalui UMKM ini juga masyarakat membantu pemerintah dalam hal meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pali. Dengan UMKM ini juga meningkatkan daya kreatifitas yang ada di dalam diri masyarakat untuk mampu bersaing secara sehat menciptakan atau menghasilkan hasil tersendiri dan sampai saat ini UMKM yang ada di Kabupaten Pali lebih dari 15 yang aktif dalam menciptakan atau menghasilkan produk, “ kata Ferdian.

Ia juga menambahkan masih ada kendala dalam hal pemasaran dan izin register untuk produk makanan maupun obat herbal yang dihasilkan oleh masyarakat.

“Untuk pengurusan izin register akan kami bantu begitupula untuk pemasaran agar produk Local Pali bisa dikenal masyarakat secara umum ya minimal se-Sumatera Selatan dululah. Caranya ya bisa menggunakan Koperasi atau chanel yang ada supaya bisa membantu kita, “tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Arsendero Pertamina Pendopo, diikuti sekitar 80 orang yang terdiri dari beberapa UMKM yang tersebar di berbagai desa dengan narasumber Commersial Director PT Mahakam Beta
Farma Dr dr Ferdi Antonio MM dan dimoderatori Apriadi Sinaga Aktifis Pemuda Sumatera Selatan.

Kegiatan workshop juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pali dan Perwakilan PT Pertamina EP Asset Dua.

Ferdi Antonio Narasumber Workshop CSR dan UMKM menjelaskan bahwa UMKMdapat dikelola oleh masyarakat dan pemerintahan desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa.

Dengan adanya UMKM diharapkan mampu menghasilkan suatu barang dari hasil alam menjadi hasil alam.

“ UMKM itu sebenernya adalah inovasi, INOVASI = Informasi x Kreatifitas x Implementasi, karena jika ketiganya tidak didapat maka masyarakat yang aktif dalam UMKM tidak akan berjalan. Produk yang telah ada seharusnya di pasarkan ke luar Kabupaten Pali dengan menggunakan Koperasi, dan koperasi itulah yang harus aktif agar produk lokal mampu dikenali oleh masyarakat umum minimal Sumatera Selatan, “  Kata Ferdi Antonio

Ia juga menjelaskan Potensi Sumber Daya Pedesaan yang dapat diolah dan memberi nilai tambah Misalnya : Usaha bahan makanan/pangan olahan dengan skala IRT Bisnis makanan/kuliner terus bertumbuh Seiring dengan kemajuan ekonomi Indonesia. “ Jika sudah menghasilkan produk maka yang harus diperhatikan selanjutnya adalah pemilihan brand atau nama serta packaging. Karena Brand dan Packaging ini juga akan mempengaruhi nilai jual,” katanya

Sedangkan Jecky Ketua Panitia Workshop CSR dan UMKM menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan sebuah bagian dari kegiatan untuk meningkatkan perekonomian mayarakat. Melalui industri-industrirumah tangga yang
mengelola bahan baku lokal menjadi produk-produk bernilai jual tinggi.

“ Tujuan kegiatan ini sebenarnya untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi UMKM untuk menjalankan usahanya guna menciptakan produk-produk yang bisa diterima oleh pasar baik lokal maupun di luar Kabupaten Pali. Melalui pelatihan ini juga kita dituntut untuk menciptakan lapangan kerja bukan untuk mencari kerja, “ katanya.

Sedangkan Heri Aminanto Field Manager PT Pertamina EP Asset 2 yang diwakili oleh wawan dalam kata sambutannya sangat mendukung kegiatan UMKM yang ada di Kabupaten Pali. Untuk mencapai kemandirian dalam melakukan CSR dan UMKM dibutuhkan keseriusan, keuletan dan ketelatenan para pelaku dalam menjalankan usaha tersebut.

Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved