Tak Diberi Uang Keamanan, Doni Tikam Polisi

Usai sudah pelarian dari Doni (33) salah seorang dari tiga pelaku pembunuhan Brigpol Barry Firman Wijaya (33) anggota Satbrimob Polda Sumsel akhirnya

Tak Diberi Uang Keamanan, Doni Tikam Polisi
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Tersangka Doni Saat Diamankan Di Mapolres Mura.

Laporan Wartawan Tribunsumsel.Com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS --Usai sudah pelarian dari Doni (33) salah seorang dari tiga pelaku pembunuhan Brigpol Barry Firman Wijaya (33) anggota Satbrimob Polda Sumsel akhirnya berhasil dibekuk oleh jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Mapolres Mura pada hari Sabtu (31/12) sekira pukul 16.30 WIB saat sedang berada di rumahnya.

Penangkapan warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan ini nyaris gagal, karena saat hendak diamankan Doni melihat anggota turun dari mobil dan ia langsung melarikan diri ke belakang rumahnya.

Petugas yang melihat Doni kabur langsung berusaha melakukan pengejaran dan memberikan tembakan peringatan sebanyak satu kali namun tidak diindahkannya.

Tak mau buruannya kabur begitu saja, petugas akhirnya memberikan tembakan mengarah kekakinya dan Doni pun dapat diamankan.

"Selanjutnya dia (Doni) dibawa ke rumah sakit untuk diberikan perawatan medis. Kemudian atas tindak pidana yang dilakukan yang bersangkutan langsung di bawa ke Mapolres Mura untuk penyidikan lebih lanjut," ungkap Kapolres Mura AKBP Hari Brata Melalui Kasatreskrim Polres Mura AKP Satria Dwi Darma pada Tribunsumsel.Com. Minggu (1/1)

Di jelaskan, Satria, pengeroyokan yang dilakukan oleh Doni dan kawan-kawannya terjadi pada hari Jumat (23/11/ 2015) tahun lalu, saat itu sekira pukul 07.00 WIB, di Portal L-41 PT Bina Sains Cemerlang di Desa Sungai Pinang Brigpol Barry Firman Wijaya melintas dengan menggunakan truck.

Lalu tiba-tiba dihadang oleh tiga pelaku yakni Jasmani, Eing Iskandar (sudah menjalani hukuman vonis 8 tahun), dan tersangka Doni.

"Saat itu kendaraan Brigpol Barry dihadang oleh tiga pelaku ini, mereka memerintahkan supaya turun dan disuruh menuju pos Security Portal L-41. Saat dalam pos mereka meminta uang keamanan dengan berkata mana uang keamanan sini kelah," jelasnya.

Namun Brigpol Barry enggan memberi uang yang diminta oleh ketiga pelaku. Sehingga salah seorang tersangka Jasmani mencoba meraih tas milik Brigpol Barry.

Lantaran merasa kesal salah seorang tersangka bernama Jasmani langsun menikam perut Brigpol Barry sementara pelaku Doni dan Eing memukul korban hingga tak berdaya.

"Akhirnya nyawa Brigpol Barry pun tak dapat diselamatkan dan meninggal dunia karena kehabisan darah," ucapnya. (joy)

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help