Satlantas OKU Bakal Perlakukan E Tilang

Sat Lantas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) akan memberlakukan E-Tilang di bulan Januari 2017.

Satlantas OKU Bakal Perlakukan E Tilang
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Sat Lantas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) akan memberlakukan E-Tilang di bulan Januari 2017.

Saat ini persiapan pihak kepolisian sudah mencapai 90 persen untuk pelaksanaannnya.

Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan SIk MPP melalui Kasat Lantas AKP Chandra Kirana SIk mengatakan, kerja sama dengan instansi terkait seperti pengadilan dan kejaksaan negeri sudah rampung ditandatangani.

"Kita masih ada menunggu Peraturan Mahkamah Agung tentang mekanisme yang menjadi payung hukumnya. Dari mahkamah agung meminta pihak kepolisian nantinya tidak lagi melakukan peradilan di pengadilan, namun langsung melalui sebuah aplikasi yang akan diberikan kepada petugas Lantas dan pelanggar langsung membayar denda ke Bank," terangnya.

Disinggung bagaimana nantinya mekenisme di lapangan terkait penerapan E-Tilang tersebut, ia menjelaskan jika ada pengguna kendaraan melanggar peraturan lalulintas, pihaknya akan memberikan kertas tilang berwarna biru.

Kemudian anggota yang bertugas akan menginput data ke aplikasi yang telah diinstal di telepon genggamnya ke server pusat.

"Setelah itu, akan ada balasan dari server jenis pelanggaran dan denda yang harus dibayar oleh si pelanggar tadi. Namun pelanggar tadi harus mendapatkan kode dari petugas untuk membayar denda tilang di Bank. Untuk sementara baru Bank BRI yang bekerja sama dalam program E-tilang ini. Dan besaran jumlah tilang tidak lebih dari Rp150 ribu, yang didenda sebesar itu pasti tingkat pelanggarannya sangat besar," jelasnya.

Untuk SIM online kata Cankir tinggal menunggu peralatan dari korlantas saja, baru pihaknya bisa langsung action menjalankan program E-SIM.

"Mudah-mudahan tahun 2017 peralatan E-SIM sudah sampai ke Polres OKU biar kita bisa langsung action. Kalo Samsat Online kan sudah berjalan," katanya.(rws)

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help