Tahun Baru 2017

8 Tahun Bersihkan Sampah Tahun Baru, Ini Perasaan Samin

“Sudah delapan tahun saya ikut bekerja membersihkan sampah sisa tahun baru,semuanya saya bawa dengan senang dan bahagia saja karena ini sudah menjadi

8 Tahun Bersihkan Sampah Tahun Baru, Ini Perasaan Samin
TRIBUNSUMSEL.COM/MOCHAMAD KRISNARIANSYAH
Samin (56) petugas DKK kota Palembang yang senantiasa membersihkan sampah di kawasan Benteng Kuto Besak pasca malam pergantian tahun baru, minggu (1/1/2017) 

Laporan Wartawan TribunSumsel.Com,Mochamad Krisnariansyah

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG -- Kendati sang fajar belum menampakan dirinya, Samin (56) petugas dari dinas kebersihan kota (DKK) Palembang sudah bergegas menyiapkan diri untuk menunaikan pekerjaan.

Memakai pakaian dinas berwarna kuning serta sepasang sepatu boot berbahan karet, pria paru baya ini sudah sigap membersihkan  sisa serakan sampak tahun baru di kawasan pelataran benteng kuto besak (BKB) sejak dini hari.

Bersama sekitar puluhan petugas lainnya, ia harus bekerja keras dan ekstra  membersihkan semua  serakan sampah yang dihasilkan oleh ribuan masyarakat kota Palembang saat merayakan malam pergantian tahun disana.

Walaupun harus membersihkan sampah lebih banyak, Samin mengaku tak terlalu merasa terbebani dan tetap semangat mengerjakan tugasnya.

“Sudah delapan tahun saya ikut bekerja membersihkan sampah sisa tahun baru,semuanya saya bawa dengan senang dan bahagia saja karena ini sudah menjadi tugas dan kewajiban saya,” ungkapnya kepada TribunSumsel saat dibincangi , Minggu (1/1/2017).

 Pria yang tinggal di kawasan terminal karya jaya ini pun mengungkapkan, dirinya pun tidak sempat merayakan malam tahun baru tadi malam.

Mengingat dengan dirinya tidak punya banyak uang untuk sekedar membeli kembang api ataupun terompet, sehingga memilih untuk istirahat dirumah serta menyiapkan tenaga untuk bekerja keesokan paginya.

“Nggak ada rasa mengeluh sedikit pun karena tidak bisa merasakan nikmatnya tahun baru,bagi saya kebahagian pergantian tahun sudah didapat setelah berhasil membersihkan tumpukan sampah dan membuat kawasan jadi indah lagi,” tuturnya.

Bila dibandingkan dengan tahun kemarin, Samin mengatakan sampah yang ditinggalkan terbilang jauh lebih banyak. Kantong plastik  dan botol minumanlah paling mendominasi sampah yang berserakan usai pesta tahun baru.

 “ Kalau dilihat memang kesadaran masyarakat buang sampah masih minim , namun mau gimana lagi. Toh perayaan ini merupakan bentuk pesta rakyat yang hanya satu kali setahun,” urainya.

 Sama dengan masyarakat lainnya, di tahun baru ini Samin memiliki sedikit harapan terutama dalam penentuan kesejahteraan petugas kebersihan seperti dirinya.

Kendati untuk sekarang, upah yang didapatkan sudah mencukupi namun dirinya berharap ada perhatian lebih dari pemerintah nantinya.

 “Upah saya perminggu 420 ribu, dengna hitungan harinya 60 ribu. Cukup nggak cukup ya tapi disyukuri, tetapi pengenya ada peningkatan lagi kalau bisa. Selain itu inginnya masyarakat kota Palembang itu bisa lebih sadar diri dalam menjaga kebersihan, dengan tidak asal membuat sampah sembarangan,”pungkasnya.

Penulis: Mochamad Krisnariansyah
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved