TribunSumsel/

Advertorial

Harnojoyo Tidak Puas Pendapatan Asli Daerah Palembang Minim

Harnojoyo berang, karena bertahun-tahun PAD dari retribusi ini tak pernah sesuai target. Padahal retribusi ini merupakan kewajiban masyarakat

Harnojoyo Tidak Puas Pendapatan Asli Daerah Palembang Minim
TRIBUNSUMSEL.COM/ SLAMET TEGUH RAHAYU
Walikota Palembang, Harnojoyo usai menggelar ‎Rapat Koordinasi Pendapatan Asli Daerah (RAKOR PAD) kota Palembang 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu‎

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Rapat Koordinasi Pendapatan Asli Daerah (RAKOR PAD) kota Palembang‎ ke 2 tahun 2016 yang digelar di kantor Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) kota Palembang, membuat walikota Palembang, Harnojoyo berang.

Pasalnya,‎ menurut Harnojoyo‎ pencapaian beberapa retribusi masih sangat minim.

Memang tak semuanya pencapaian PAD kota Palembang ini minim.

PAD dari penerimaan pajak daerah yang targetnya sebesar Rp 526 miliar, melampaui sedikit target, yakni Rp 532 miliar.

"Pajak penerimaan pajak daerah tercapai 101 persen, Namun hal itu bukan menjadi ukuran untuk berpuas, karena pencapaian retribusi sangat minim," ujarnya, Kamis (22/12/2016).

Harnojoyo berang, karena bertahun-tahun PAD dari retribusi ini tak pernah sesuai target. Padahal retribusi ini merupakan kewajiban masyarakat yang harus dibayarkan kepada pemerintah.

Untuk tahun ini, realisasi penerimaan target dari Rp 106,58 miliar baru tercapai sebesar Rp 60 miliar atau jika dipersentasekan, pencapaiannya hanya 56,44 persen.

"Dengan tidak tercapainya target ini mempengaruhi struktur APBD. Artinya kinerjanya harus diperbaiki," ungkapnya.

Beberapa retribusi menjadi sorotan Harnojoyo, diantaranya‎ retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Halaman
12
Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help