Melihat Perkebunan Anggur Terbesar di Asia Tenggara dan Menikmati Wine Langsung dari Pabrikanya

Hanya anggur dengan kualitas baik yang akan digunakan untuk membuat wine dengan cita rasa yang enak.

Melihat Perkebunan Anggur Terbesar di Asia Tenggara dan Menikmati Wine Langsung dari Pabrikanya
Nursita Sari
Wine yang diolah di PB Valley Khao Yai Winery di Phaya Yen, Distrik Pak Chong, Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand, Selasa (6/12/2016). 

"Sangat mungkin mengundang tamu tanpa biaya tambahan untuk memanen pada satu hari dengan harvest fun. Misalnya ada 10 orang, setiap orang diberi keranjang. Bisa memanen dua kilogram anggur, semacam itu," kata Heribert.

Setelah puas melihat perkebunan anggur, kami diajak untuk melihat alat-alat yang digunakan untuk membuat wine.

Heribert juga menjelaskan proses pembuatan wine mulai dari pemilihan anggur, masuk ke press machine, fermentasi, blending, stabilisasi, filtrasi, pembotolan, hingga pengepakan.

Hanya anggur dengan kualitas baik yang akan digunakan untuk membuat wine dengan cita rasa yang enak. Sementara itu, anggur yang tidak berkualitas akan dibuang.

Pembuatan anggur membutuhkan waktu dan menggunakan banyak alat. Salah satunya adalah tangki-tangki besar dari kayu dan stainless.

Selain mendapat penjelasan tentang pembuatan anggur, kami juga dapat menikmati red wine, white wine, hingga grape juice yang telah diolah di tempat tersebut.

Grape juice dari PB Valley memiliki rasa yang nikmat dan menyegarkan.

Selain di Thailand, wine dari PB Valley juga dijual ke berbagai negara. Namun tidak di Eropa.

"Pasar Eropa hampir tidak mungkin, pilihan mereka begitu tinggi," ucap Heribert.

Nursita SariTangki-tangki tempat pembuatan wine di PB Valley Khao Yai Winery, Phaya Yen, Distrik Pak Chong, Provinsi Nakhon Ratchasima, Selasa (6/12/2016).
Selain perkebunan dan tempat pembuatan wine, PB Valley juga memiliki restoran dengan pemandangan perbukitan Khao Yai yang indah. Wisatawan juga bisa mengunjungi toko untuk membeli wine, makanan, dan suvenir.
Selain itu, PB Valley juga menyediakan tempat untuk pesta pernikahan dan bulan madu.

"Untuk bulan madu, kami punya satu kamar," tutur Heribert.

Halaman
123
Editor: Hartati
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved