Tertawa Bila Mendengar Pengakuan Jambret Ini Mengenai Hasil Jambretannya

Menjambret dompet atau tas, Yus dan temannya yang masih buron hanya bisa membeli minyak motor sebagai pengganti minyak saat menjambret.

Tertawa Bila Mendengar Pengakuan Jambret Ini Mengenai Hasil Jambretannya
Screenshot video
Aksi penjambretan terekam CCTV 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bisa tertawa bila mendengar pengakuan tersangka penjambretan di beberapa wilayah Palembang ini.

Karena, hasil jambret yang diperolehnya tidak pernah besar mendapatkan hasil.

Tersangka Yus Gandi (22) warga Jalan May Zen Lorong Sederhana Sungai Batang Kalidoni setiap kali beraksi tidak pernah mendapatkan lebih dari Rp 100 ribu.

Menjambret dompet atau tas, Yus dan temannya yang masih buron hanya bisa membeli minyak motor sebagai pengganti minyak saat menjambret.

"Sudah tiga kali melakukan penjambretan, selalu mendapatkan di bawah Rp 100 ribu. Beraksi pertama mendapat dompet cuma berisi Rp 20 ribu, beraksi kedua mendapat Rp 70 ribu dan yang ketiga hanya mendapat ponsel bisa telepon dan SMS. Jadi, uangnya hanya digunakan untuk membeli minyak motor," ujar Yus saat diamankan di Mapolda Sumsel, Rabu (30/11/2016).

Bapak dua anak ini mengaku terpaksa menjambret karena mobil angkotnya sedang rusak dan dalam perbaikan.

Saat diajak temannya untuk menjambret lantaran tidak punya uang dirinya mau diajak untuk menjambret.

jambret
Tersangka Yus Gandi saat diinterogasi Dir Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga didampingi Kasubdit III Jatanras AKBP Hans Rahmatulloh, Rabu (30/11/2016).

Namun, apa yang dibayangkannya tidak sesuai dengan harapan ketika mendapatkan hasil dari menjambret. Karena, hasilnya hanya kisaran uang Rp 20 ribu hingga Rp 70 ribu saja.

Saat beraksi, Yus bertugas sebagai pilot sedangkan temannya WD bertugas sebagai eksekutor.

"Kami tidak pernah memilih-milih calon korban. Mana yang terlihat, langsung dieksekusi saja. Makanya hasilnya kecil," pungkasnya.

Dir Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga didampingi Kasubdit III Jatanras AKBP Hans Rahmatulloh menuturkan, tersangka ini ditangkap saat melakukan penjambretan di Jalan Rajawali Palembang.

Ketika menjambret, korban berteriak dan kebetulan melintas anggota Jatanras yang langsung mengejar tersangka.

"Melihat dikejar, motor yang dikendarai tersangka terjatuh. Warga yang melihat tersangka terjatuh ikut membantu menangkap tersangka. Sedangkan teman tersangka berhasil kabur dari kejaran," ujarnya.

Ikuti kami di
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Hartati
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help