Warga di Desa Ini Mendadak Berhamburan Keluar Rumah Rupanya Ini yang Terjadi

Begitu terkejutnya warga saat keluar rumah melihat satu unit mobil jenis fuso angkutan batubara, nopol F 9008 G terguling nyaris menghantam rumah

Warga di Desa Ini Mendadak Berhamburan Keluar Rumah Rupanya Ini yang Terjadi
TRIBUNSUMSEL.COM/RETNO WIRAWIJAYA
Satu unit mobil jenis fuso angkutan batubara, nopol F 9008 G terguling nyaris menghantam rumah warga akibat sopir mengantuk 

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Warga Desa Kemelak, Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mendadak berhamburan keluar rumah.

Suara keras berdentum dari arah jalan raya.

Begitu terkejutnya warga saat keluar rumah melihat satu unit mobil jenis fuso angkutan batubara, nopol F 9008 G terguling nyaris menghantam rumah warga.

Angkutan batubara, yang dikemudikan Rahman (24) warga Bandar Lampung, itu terperosok ke semak-semak, Rabu (23/11/2016) pagi.

Tidak ada korban jiwa saat insiden tersebut.

Kecelakaan yang sempat membuat warga sekitar berhamburan keluar itu bermula ketika sopir yang membawa batubara dari Tanjung Enim tujuan Bandar Lampung ini tak bisa menahan lagi rasa kantuknya.

Saat di depan SPBU Kemelak sang sopir diduga tidak menyadari jika mobilnya sudah tidak lagi berada di jalur sebelah kiri.

Mobil fuso yang membawa berton-ton batubara tersebut langsung menghantam teras rumah warga yang kemudian menyeruduk masuk ke dalam semak-semak.

"Saya benar-benar ngantuk pak, hanya terpejam sebentar tapi sudah tak bisa lagi mengendalikan mobil ini," terang sopir saat memberikan keterangan dihadapan petugas kepolisian.

Sementara itu Rohimi pemilik rumah masih terlihat shok pasca rumahnya nyaris dihantam fuso.

Namun kata Rohimi, dirinya masih beruntung karena saat kejadian biasanya dirinya berada di luar untuk memanaskan mobil miliknya,

"Entah ngapo aku pagi ini nak ke sumur belakang rumah, biasonyo aku ni jam cak ini di luar manaske mobil samo liati bengkel ni. Kalo aku diluar tadi pasti la jadi korban aku ni,"terangnya.(rws)

Penulis: Retno Wirawijaya
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help