Polda Sumsel Peringatkan Pelaku Kejahatan Menyerahkan Diri Jika Tidak Ingin Ditembak Mati

Daerah yang rawan seperti OKU Timur dan Muaraenim terlihat hasinya dengan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan.

Polda Sumsel Peringatkan Pelaku Kejahatan Menyerahkan Diri Jika Tidak Ingin Ditembak Mati
AP / VERI SANOVRI
ilustrasi: baku tembak di lokasi bom Sabrina Jakarta 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Penindakan terhadap pelaku-pelaku kejahatan, tidak akan main-main dilakukan Polda Sumsel untuk wilayah-wilayah yang dianggap masih rawan kejahatan.

Tindakan tegas terukur terus dilakukan, sebagai efek jera terhadap para pelaku kejahatan karena memang sudah sangat meresahkan masyarakat.

Dir Reskrimum Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga menuturkan, tindakan tegas mulai dari melumpuhkan hingga tindakan tegas terukur karena telah membahayakan terus dilakukan terhadap agar pelaku-pelaku kejahatan yang ada di Sumsel dapat habis dibasmi.

"Siapa lagi pelaku kejahatan yang mau menyusul keenam orang pelaku kejahatan yang sudah terkena tindakan tegas terukur anggota. Bila tidak jera dan masih melakukan kejahatan, maka akan ikut keenam pelaku kejahatan yang sudah ditindak tegas terukur maksudnya ditembak. Bila tetap tidak jera, tunggu saja," ujarnya tegas, Sabut (15/10/2016).

polda sumsel
Dir Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga

Penindakan terhadap pelaku kejahatan, akan terus dilakukan hingga para pelaku kejahatan ini habis.

Polda Sumsel telah menerjunkan tim gabungan yang bisa bergerak kemana saja untuk memburu para pelaku kejahatan ini.

Daerah yang rawan seperti OKU Timur dan Muaraenim terlihat hasinya dengan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan.

Dalam sebulan, dilakukan tindakan tegas baik itu OKU Timur yang menjadi pusat kejahatan.

"Usai penindakan, para pelaku pindah ke Mura, Lahat. OKU dan wilayah-wilayah lain. Tetapi, tim gabungan yang ada terus bergerak melakukan pengejaran," ujarnya.

Setidaknya, dalam sebulan sudah ada enam pelaku kejahatan yang tewas terkena tembakan karena berusaha melawan saat akan diamankan.

Selain itu, ada sekitar 50 pelaku kejahatan sudah dilakukan tindakan tegas dengan dihadiahi timah panas petugas.

Dalam operasi ini, semua anggota kepolisian diturunkan untuk melakukan penindakan diwilayah-wilayah yang menjadi pusat-pusat pelaku tindak kejahatan.

Selain itu, anggota yang diterjunkan juga menggunakan senjata lengkap dan alat pelindung diri.

Ini dilakukan, lantaran para pelaku kejahatan ini dibekali dengan senjata api rakitan.

"Kami juga meminta masyarakat untuk melakukan pengamanan dan bekerjasama untuk memberikan informasi. Sehingga, kami dapat menangkap pelaku-pelaku kejahatan ini dan memberikan rasa aman untuk masyarakat Sumsel," harapnya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved