Video Tribun Sumsel

VIDEO : Lihat Wajah Preman yang Sangar Menjadi Lugu Saat Nyanyikan Lagu Nasional

Korban mereka rata-rata sopir bus, sopir angkot serta masyarakat umum yang melintas di jalan tempat mereka beraksi.

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG - Atensi Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk memberantas pungutan liar (pungli) di segala sektor, ditindaklanjuti langsung oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang, Kamis (13/10/2016)

Dihari kedua dalam memberantas pelaku pungli dan premanisme, Satreskrim menggulung 13 pelaku di wilayah 7 Ulu dan kawasan Karya Jaya.

Korban mereka rata-rata sopir bus, sopir angkot serta masyarakat umum yang melintas di jalan tempat mereka beraksi.

Bahkan aparat juga mengamankan pelaku pungli tengah pesta minuman keras (tuak).

Kasat Reskrim Kompol Maruly Pardede mengatakan, upaya Polresta Palembang dalam memberantas pungli dilakukan dengan memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Diketahui lokasi-lokasi yang dilaporkan masyarakat menjadi perhatian khusus anggotanya.

Diamankan juga uang hasil pungli dan rekapan yang diperkirakan hasil kejahatan.

Polisi juga mengamankan senjata tajam dari salah satu pelaku pungli yang tertangkap.

Selain itu lokasi pelaku melakukan tindak kejahatan sesuai laporan masyarakat kepada kepolisian selama ini.

Sebelum dimasukan kedalam jeruji besi, para pelaku pungli dihukum oleh petugas dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri, terlihat mereka tidak hapal menyanyikan lirik-lirik lagu perjuangan tersebut.

Tingkah laku pelaku pun terlihat ada yang malu dengan menundukan kepalanya hingga terus bernyanyi meskipun salah lirik.

Tampak juga badan para preman tersebut dipenuhi tatoo serta yang ditangkap rata-rata berusia tua.

Tak jarang anggota kepolisian meminta mengulangi lagu dengan lirik yang benar, meskipun begitu pelaku pungli mencoba menyelesaikan lagu dengan nada terbata-bata.

Penulis: Siemen Martin
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved