Urban Culture

Dari Banyak Motif Songket Palembang, Motif ini Paling Sulit Dideteksi oleh Aplikasi Komputer

Pada setiap sampel songket diidentifikasi diantaranya dari warna, lekukan, motif, pixel dan sebagainya

Dari Banyak Motif Songket Palembang, Motif ini Paling Sulit Dideteksi oleh Aplikasi Komputer
TRIBUNSUMSEL.COM/SIEMEN MARTIN
Seorang wanita sedang menenun kain songket 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Kain songket memiliki banyak motif dan kreasi. Dari sekian motif yang asli, kajian penelitian tentang bagaimana sebuah aplikasi bisa mendeteksi dan mengenali motif songket, motif Naga Besaung yang terbilang sangat sulit.

Dalam tesisnya, Willy mengambil empat sampel penelitian pada songket di Palembang yakni motif Cantik Manis, Naga Besaung, Kenango Makan Ulat, dan Nampan Perak. Kajiannya menggunakan dua metode yakni sift dan surf.

Pada setiap sampel songket diidentifikasi diantaranya dari warna, lekukan, motif, pixel dan sebagainya. Jenis identifikasi itu disebut ciri, yang nantinya digunakan untuk mendeteksi songket.

Songket motif naga besaung

Hasil dari kajian yang dilakukan terhadap empat sampel dengan metode tersebut memiliki tingkat akurasi tinggi. Ketika menyertakan lima ciri dari masing-masing sampel, pendeteksian mencapai 90 persen. Jika cirinya ditambah menjadi 10, akurasinya mencapai 100 persen.

"Secara kajian bisa mencapai 100 persen. Tapi penerapan pada aplikasi itu butuh pengembangan lagi. Kembali lagi, bagaimana mencari data songket yang valid di Palembang sangat susah," kata Willy.

Naga Besaung, motif songket asli ini diakuinya sangat susah dideteksi dalam kajiannya karena motif yang nyaris sama dengan beberapa motif asli lain. Hal itu menjadi salah satu penyebabnya.

Secara teknik miripnya motif songket bisa dibedakan. Namun secara penerapan aplikasi belum dicoba. Secara teknologi bisa dideteksi. Kendati demikian ia yakin pengembangan kajian dalam penerapan aplikasi dari pengumpulan data yang baik, bisa memudahkan hal tersebut.

Pada pengambilan sampel penelitian, ia hanya memfoto objek tersebut. Padahal menurut dia, baiknya discan. Namun karena berbagai alasan, pengarjin tidak mengizinkan. Alhasil hanya difoto saja.

Dia berandai jika aplikasi ini bisa terwujud, tentu dengan mudah orang akan mengenal berbagai macam motif dan kreasi songket termasuk data-data tentang kerajian tersebut.

"Download aplikasinya, kemudian pindai melalui kamera handphone pada songket. Dalam hitungan detik bisa tahu songket itu motif apa dan data lainnya. Data-datanya sudah muncul," katanya lagi.

"Aplikasi itu bisa memindai berapapun motif songket. Tinggal bangun otaknya saja. Selain itu pendataan tentang songket sendiri berapa banyak. Intinya berapapun bisa," ujar Willy.(andiagust/@andijaloer)

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved