Parpol Desak Dishubkominfo PALI Larang Truk Batubara Melintas di Jalan Umum

"Kami melalui fraksi PD di DPRD PALI, menyampaikan kepada Dishubkominfo PALI, agar izin truk batubara tidak diperpanjang lagi dan angkutan truk batuba

Parpol Desak Dishubkominfo PALI Larang Truk Batubara Melintas di Jalan Umum
TRIBUN SUMSEL/ARI WIBOWO
Ketua DPD PD PALI, Firdaus Hasbullah SH.

Laporan Wartawan Tribun Sumsel, Ari Wibowo

TRIBUNSUMSEL.COM,PALI-Banyaknya terjadi kecelakaan truk angkutan batubara PT Energate Prima Indonesia(EPI) hingga menyebabkan Riyana(7), meninggal dunia akibat ditabrak truk batubara di jalan umum Kabupaten PALI tepatnya Desa Beruge Darat. Kamis(8/9) lalu.

Membuat kalangan Partai Politik (Parpol) di Bumi Serapat Serasan angkat bicara. Mereka mendesak angkutan batubara dilarang melintas di jalan umum di Kabupaten PALI.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat(PD), PALI Firdaus Hasbullah, SH mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI dalam hal ini, Dinas Perhubungan Komunikasi (Dishubkominfo) PALI, agar mematuhi surat edaran Dishubkominfo Provinsi Sumsel untuk tidak memperpanjang izin truk batubara melintas di jalan umum.

Ia juga melalui fraksi PD di legislatif DPRD untuk menyampaikan kepada pemerintah agar angkutan truk di setop melintas jalan umum dan dialihkan ke jalan khusus batubara yang sudah lama disediakan oleh pihak perusahaan khusus jalan angkutan batubara.

"Kami melalui fraksi PD di DPRD PALI, menyampaikan kepada Dishubkominfo PALI, agar izin truk batubara tidak diperpanjang lagi dan angkutan truk batubara dialihkan ke jalan angkutan khusus batubara lainnya yang sudah disediakan, oleh PT Servo dan perusahaan lainnya," tegas politisi PD.
Ia juga menegaskan apabila truk batubara masih melintas jalan umum khususnya di Kabupaten PALI untuk menuju stock file (pengepulan) dermaga PT EPI , pihaknya bersama rakyat tidak segan-segan menyetop angkutan batubara.

"Jangan salahkan warga apabila melakukan anarkis menyetop mobil truck batubara milik PT EPI, oleh karena itu dalam hal ini Dishubkom PALI harus bertindak tegas agar tidak terjadi pertumpahan darah," ujar aktivis HMI 98 ini.

Firdaus mengakui banyak warga mengeluhkan dampak negatif terhadap truk batubara yang melintas jalan umum, seperti jalan menjadi cepat rusak karena dilewati ribuan truk batubara yang melebihi tonase perhari, serta dampak kesehatan yang bisa menyebabkan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan (Ispa) dan lainnya.

"Jalan umum cepat rusak karena dilewati truk batubara melebihi tonase, serta dampak kesehatan lainnya, Ispa dan penyakit TBC. Bungkahan batubara banyak terjatuh, kemudian dilindas kendaraan dan menjadi debu lalu debu batubara terhisap oleh manusia dan ini sangat berbahaya sekali bagi kesehatan," jela Firdaus.

Penulis: Ari Wibowo
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help