Usai Menabrak Bocah SD Hingga Tewas, Warga Larang Truk Batubara Melintas

Rian satu diantara warga setempat sangat kesal sekali terhadap aktivitas kendaraan truk batubara

Usai Menabrak Bocah SD Hingga Tewas, Warga Larang Truk Batubara Melintas
Tribunsumsel.com/Ari Wibowo
Suasana warga yang membakar truk batubara pelaku penabrakan Riyani, hingga tewas di Desa Beruge Darat, Kamis(8/9/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Sumsel, Ari Wibowo

TRIBUNSUMSEL.COM,PALI-Setelah terjadi insiden kecelakaan truk batubara BG 8764 UK yang dikendarai Candera (21) menabrak Riyani(7) bocah kelas1 SD N 22, Benuang hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Warga setempat melarang truk batubara melintas di Desa Beruge Darat dan sekitarnya menuju pengepulan batubara di Dermaga PT EPI Desa Prambatan.

Rian satu diantara warga setempat sangat kesal sekali terhadap aktivitas kendaraan truk batubara PT EPI yang melintas di jalan umum. Menurutnya sudah banyak terjadi korban jiwa akibat angkutan truk batubara yang menuju dermaga pengepulan batubara di Desa Prambatan, Kecamatan Abab.

"Kami kesal sekali banyak batubara yang melintas di jalan umum. Sudah banyak korban jiwa, seperti menabrak rumah warga bahkan hari ini(8/9) seorang anak masih kelas 1 SD menjadi korban truk batubara menuju PT EPI maupun sebaliknya," keluh Rian. Kamis(8/9/2016)

Pihaknya bersama warga setempat, dengan kejadian itu, pihaknya akan akam menyetop mobil batubara yang melintas di jalan umum, tepatnya Desa Beruge Darat dan sekitarnya.

"Cukup sudah korban truk batubara jangan sampai terulang lagi, kami akan menyetop mobil batubara yang melintas di desa kam, agar kejadian musibah ini tidak terulang lagi," tegas Rian, ditemui lokasi kejadian itu.

Penulis: Ari Wibowo
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved