Ridwan Kamil Samakan Bandara Bandung dengan Chelsea Islan, 'Mungil sih, Tapi'

Walau ukurannya tidak terlalu besar tapi

Ridwan Kamil Samakan Bandara Bandung dengan Chelsea Islan, 'Mungil sih, Tapi'
KOMPAS.com/ANDI
MUTTYA KETENG PANGERANG Chelsea Islan diabadikan usai konferensi pers film Rudy Habibie di kantor MD Entertainment, Jakarta Selatan, Jumat (5/2/2016) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANDUNG-- Wali kota Bandung Ridwan Kamil memang pintar melakukan promosi. Kali ini pria yang kerap disapa Emil ini berpromosi mengenai wajah baru Bandara Husein Sastranegara.

Ia menyamakan bandar udara di Bandung itu dengan artis Chelsea Islan.

"Bandara Bandung yang baru. Seperti Chelsea Islan, Mungil tapi nyeni," tulis Ridwan Kamil dalam akun instagram miliknya, Rabu (30/3/2016).

Hingga Kamis (31/3/2016), pukul 07.30 WIB, status dan postingan Ridwan Kamil ini sudah mendapatkan lebih dari 41.000 like dan 990 komentar.

A photo posted by @ridwankamil onMar 30, 2016 at 1:22am PDT

Saat ini Bandara Husein Sastranegara mempunyai terminal baru yang sarat dengan balutan seni.

Ridwan Kamil beberapa waktu lalu mengatakan bahwa bandara komersial satu-satunya di Bandung itu akan memiliki kesan seperti galeri.

"Airport ini akan kayak galeri maka disetiap dinding yang kosong kita akan isi dengan karya seni seniman Bandung yang nanti tiga bulan sekali diganti dan bisa dibeli siapapun yang melihat dan suka. Jadi ada ekonomi tambahan," tutur Ridwan Kami saat meninjau progres pembangunan terminal Bandara Husein Sastranegara, Rabu (4/11/2015).

Balutan karya seni sudah tampak pada sejumlah sisi bangunan yang kental dengan nuansa Tatar Parahyangan dari struktur bangunan khas tradisional Sunda yakni 'Julang Ngapak'.

Kujang, senjata khas Jawa Barat menjadi aksen pada tiang penyangga bangunan. Hal itu sesuai dengan tema bandara yakni 'Bandung Pisan'.

"Walau ukurannya tidak terlalu besar tapi penuh dengan emosi yaitu kreatifitas warga Bandung. Mudah-mudahan bisa membanggakan, jadi kecil-kecil cabai rawit lah," ucap dia.

Selain itu Emil juga bakal memfasilitasi para seniman Bandung untuk bekerjasama dengan PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara. (baca: Balutan Galeri Seni di Terminal Baru Bandara Husein Sastranegara)

Selain beberapa komentar yang memuji, ada juga komentar yang meminta Ridwan Kamil untuk membenahi sistem transportasi terutama taksi di bandara.

"Bandaranya udah oke nih, tapi diperes ama supir taksi koperasinya yg gak mau make argo, masa ke IP 50ribang, ke riau junction 150ribang apa kabareba kalau mknta anter ke Arcamanik??? terpaksa kita jalan kaki dari bandara sampe ke jalan raya sambil gerek2 koper untuk mencari taksi si burung biru atau si gemah merenah," cetus filzahazizaTehhh.

"Bndr ny keren...taxi nya payah..." tambah risna_ewa.

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved